Jepara Risiko Tinggi Banjir, Warga Diminta Tidak Buang Sampah di Sungai

- Jumat, 9 Desember 2022 | 22:50 WIB
Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta didampingi sejumlah pimpinan perangkat daerah meninjau muara Kali Sekembu, Desa Bandengan, Kecamatan Jepara, Jumat (9/12). (suaramerdeka-muria.com/Sukardi)
Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta didampingi sejumlah pimpinan perangkat daerah meninjau muara Kali Sekembu, Desa Bandengan, Kecamatan Jepara, Jumat (9/12). (suaramerdeka-muria.com/Sukardi)

JEPARA,suaramuerdeka-muria.com – Dari data Indeks Rawan Bencana Indonesia (IRBI) Tahun 2021, risiko banjir di Jepara menempati urutan ke 209 dengan skor 22,7, masuk kategori tinggi.

Langkah mitigasi bencana banjir ditengah curah hujan yang tinggi adalah dengan memastikan aliran sungai lancar. Selain itu, juga tidak ada sampah yang menghambat, serta endapan tanah yang menyebabkan pedangkalan sungai.

"Mari, kita semua menjaga kebersihan seluruh sungai yang ada di Jepara. Terlebih, kawasan muara sungai yang rawan banjir akibat tersumbat banyak sampah. Contohnya, muara Kali Sekembu ini setiap musim penghujan, airnya tidak bisa mengalir dengan lancar karena banyak sampah yang tersangkut," ujar Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta saat meninjau muara sungai/Kali Sekembu di Desa Bandengan, Kecamatan Jepara, Jumat (9/12).

Baca Juga: Bank Sampah di Jepara Optimalkan Pengelolaan Sampah di Tingkat Masyarakat 

Dalam kunjungan tersebut, Pj Bupati didampingi Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermasdes) Edy Marwoto, Pelaksana tugas (Plt) Camat Jepara Rini Patmini, Petinggi Desa Bandengan Sumadi, dan warga yang kerja bakti.

Kegiatan itu diprakarsai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Dinsospermasdes.

Edy Supriyanta mengimbau kepada seluruh warga masyarakat, khususnya di Sekembu agar tidak membuang sampah di sungai. Hal ini tentunya akan menimbulkan dampak negatif banjir dan penyakit.

Menurutnya, Jepara memiliki potensi luar biasa. Namun dibalik itu, juga menyimpan potensi bencana alam yang diakibatkan faktor alam dan manusia.

BMKG telah memperkirakan, di Kabupaten Jepara hujan deras terjadi mulai Oktober 2022 hingga Februari 2023. Puncaknya Januari 2023 dengan curah hujan dengan intensitas sangat tinggi. "Saya mengajak warga Sekembu untuk tidak membuang sampah di sungai,"ujarnya.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X