Dugaan Peretasan Lelang Gedung IBS, Pemkab Kudus Resmi Lapor Polisi dan Kejaksaan

- Kamis, 5 Agustus 2021 | 18:35 WIB
Kepala Bagian Pengadaan Barjas Kabupaten Kudus Doni Tondo Setiaji. (suaramerdeka.com/Saiful Annas)
Kepala Bagian Pengadaan Barjas Kabupaten Kudus Doni Tondo Setiaji. (suaramerdeka.com/Saiful Annas)

KUDUS,suaramerdeka-muria.com – Pemkab Kudus akhirnya resmi melaporkan dugaan peretasan sistem lelang proyek ke Kejaksaan dan Kepolisian. Dugaan peretasan sistem itu terjadi pada lelang proyek gedung Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSU dr Loekmonohadi Kudus.

Kepala Bagian Pengadaan Barjas Kabupaten Kudus Doni Tondo Setiaji mengatakan, pihaknya telah melaporkan dugaan peretasan sistem lelang gedung IBS ke pihak berwajib.

“Kami sudah melaporkan baik ke kejaksaan maupun kepolisian. Kami tidak melaporkan siapa yang meretas, tetapi kejadian proses pengadaan proyek gedung IBS. Sebab dari hasil verifikasi dari LKPP ada dugaan sistem diretas,” katanya.

Doni mengatakan, pihaknya mengakui kesulitan mengantisipasi upaya peretasan pada sistem lelang di LPSE. Pasalnya sejauh ini, server LPSE masih menumpang di dinas lain (Dinas Kominfo).

“Usulan kami memang LPSE memiliki server sendiri. Kami telah mengusulkan anggaran pengadaan server, semoga nanti disetujui,” katanya.

BACA JUGA : Lelang Gedung IBS Dibatalkan Karena Dugaan Peretasan, Bupati Perintahkan Investigasi

Dampak dugaan peretasan itu, lelang proyek dengan pagu anggaran Rp 29,5 miliar itu kini dibatalkan. Dari hasil kajian bersama manajemen konsultan, kata Doni, proyek itu tak memungkinkan untuk dilaksanakan tahun ini.

“Untuk proyek gedung IBS melihat hasil kajian teknis dari MK (manajemen konsultan – Red), tidak mungkin ditender ulang. Melihat sisa waktu yang tersedia, nilai proyek, dan teknis pekerjaannya, waktu yang tersisa hingga akhir tahun tidak cukup. Proyek itu dihentikan,” katanya.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Kudus AKP Agustinus David membenarkan sudah menerima laporan dugaan peretasan sistem LPSE pada proyek pengadaan gedung IBS. Dalam waktu dekat pihaknya akan memanggil pihak terkait untuk diklarifikasi.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gentamas, Kreasikan Batik dari Cerita Rakyat Kudus

Senin, 26 September 2022 | 06:18 WIB

KIHT Kudus Bakal Tambah Tiga Gedung

Senin, 26 September 2022 | 06:04 WIB

Pecah! Warga Tumpah Ruah Saksikan Kudus Fashion Art

Sabtu, 24 September 2022 | 07:03 WIB
X