Hasil KaryaSudah Tembus Mancanegara, Alumni SKB Butuh Pendampingan

- Rabu, 7 Desember 2022 | 17:28 WIB
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikpora Kabupaten Jepara Ali menyerahkan sertifikat lulusan  Uji Kompetensi  Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Jepara pada pelepasan peserta didik kursus di Aula SKB (suaramerdeka-muria.com/Sukardi)
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikpora Kabupaten Jepara Ali menyerahkan sertifikat lulusan Uji Kompetensi Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Jepara pada pelepasan peserta didik kursus di Aula SKB (suaramerdeka-muria.com/Sukardi)

JEPARA,suaramerdeka-muria.com -  Hasil karya alumni Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Jepara sudah berhasil menembus manca negara. Beragam produk yang dihasilkan, sudah diekspor ke sejumlah negara. Hal itu  sangat membanggakan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikpora Kabupaten Jepara Ali Hidayat mengatakan, karya peserta didik sudah tembus ke luar negeri.

"Namun, ada PR bagi kita semua. Alumni dan karya karyanya butuh konsultan pendamping. Ini penting, agar tidak ada yang mengjadi korban eksplotasi," katanya pada pelepasan peserta didik kursus di Aula Sanggar Kegiatan Belajar SKB Jepara, yang berlokasi di Desa Mindahan, Kecamatan Batealit, Selasa(6/12).

Baca Juga: Selasa, 283 Siswa SKB Jepara Wisuda Lulus Uji Kopetensi

Kegiatan diikuti  peserta didik kursus  yang telah menempuh uji kompetensi dan dinyatakan lulus. Hadir, Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Non Formal (PNF) Disdikpora Utim Sochijatsih, Koordinator Satkordikcam Batealit Nurbaidi, serta para  pendidik dan tenaga kependidikan.

Ali mengatakan, karya atau produk hasil kreasi murni lulusan SKB, perlu ada upaya untuk melindunginya. Misalnya, karya asli perlu didaftarkan hak patennya.

"Maka, segeralah SKB Jepara menjalin kerjasama dengan para fihak terkait, baik dari unsur pemerintah maupun dunia usaha dan industri. Kami yakin, niatan baik ini akan mendapatkan dukungan semua fihak," ucapnya.

Kepala SKB Jepara Dian Sekar Sariutami  mengatakan, total peserta didik kursus yang lulus 292 orang. Yang ikut upacara pelepasan/wisuda sebanyak 132. 

Mereka peserta kursus reguler, yang sudah masuk program tetap. Yaitu, Tata Busana 60 siswa (telah menempuh pendidikan 220 jam), Barista 25 siswa (150 jam), Hantaran 20 siswa (58 jam), dan Komputer 27 siswa (100 jam). 

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X