Spesies Baru Cecak Batu Ditemukan di Gunung Muria, Ini Sebaran Habitatnya

- Selasa, 6 Desember 2022 | 22:30 WIB
Peneliti Green Community Lutfian Nazar mempublikasikan hasil penelitian spesies baru cecak batu Muria, Selasa (6/12). (suaramerdeka-muria.com/Saiful Annas)
Peneliti Green Community Lutfian Nazar mempublikasikan hasil penelitian spesies baru cecak batu Muria, Selasa (6/12). (suaramerdeka-muria.com/Saiful Annas)

KUDUS,suaramerdeka-muria.com – Gunung Muria menyimpan spesies cecak baru Cnemampis Muria atau cecak batu Muria. Di Pulau Jawa, spesies baru cecak batu itu teridentifikasi hanya ada di Gunung Muria di wilayah Kabupaten Kudus.

Peneliti Green Community Lutfian Nazar mengatakan, spesies baru ini tergolong istimewa karena baru pertama kali ditemukan di Pulau Jawa yakni di Gunung Muria.

“Temuan ini sudah dipublikasikan tahun 2019 lalu. Komunitas kami tergerak untuk meneliti lebih lanjut untuk mencari populasi dan sebarannya.

Baca Juga: Balar Yogyakarta : Relief Lambang Cakra Watu Payon di Gunung Muria Temuan Menarik

Green Community adalah studi kealaman yang merupakan badan semi otonom di Jurusan Biologi Unnes. Komunitas ini terbentuk April 2006 bergerak di bidang koservasi flora dan fauna serta pendidikan lingkungan

Nazar menambahkan, cecak batu Muria (cnemapsis muria) termasuk dalam genus cnemapsis yang tersebar di Benua Afrika, kawasan Asia Selatan, dan Asia Tenggara. Kawasan Asia Tenggara ditemukan di Vietnam, Kamboja, Laos, Thailandd, Peninsular Malaysia, Singapura, dan Indonesia.

“Di Indonesia spesies cecak batu telah ditemukan delapan spesies di Kalimantan dan Sumatera. Pada tahun 2018, genus cnemapsis pertama kali ditemukan di Pulau Jawa yaitu di sisi Selatan Gunung Muria perbatasan Desa Kajar dan Colo, Kecamatan Dawe,” katanya.

Nazar mengatakan, timnya melakukan suvei di 12 titik sungai di lereng Muria di Kabupaten Kudus, Pati, dan Jepara. Hasilnya, spesies cecak batu muria ini hanya ditemukan di sungai Ceweng perbatan Desa Kajar dan Colo, Kecamatan Dawe.

Tim Green Community menggunakan metode capture mark release recapture (CMMR) yakni dengan penentuan jalur transek dan pengukuran individu yang ditemukan. Cecak batu yang ditemukan kemudian dicatat waktu, lokasi,dan ukurannya.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X