Ada 1.949 Kasus Perceraian Baru di Jepara, Ini Penyebabnya

- Selasa, 6 Desember 2022 | 14:58 WIB
Ilustrasi perceraian  (Istimewa )
Ilustrasi perceraian (Istimewa )

JEPARA, suaramerdeka-muria.com - Jumlah kasus perceraian di Kabupaten Jepara dari Januari-November 2022 mencapai 1.949 kasus.

Mayoritas kasus perceraian ini diajukan oleh istri akibat faktor ekonomi.

Panitera Muda Pengadilan Agama Jepara Rosyidi mengatakan, faktor ekonomi menempati posisi pertama yang menjadi penyebab terjadinya perceraian dalam rumah tangga, yaitu mencapai 882 kasus.

Faktor ini muncul dalam proses sidang perceraian, di antaranya akibat suami bekerja tetapi tidak bisa memenuhi kebutuhan keluarga, atau bahkan tidak memiliki pekerjaan.

Baca Juga: 1.452 Istri di Jepara Gugat Cerai Suami : Jumlah Janda Bertambah Nih

Baca Juga: Video Viral Ambil Akta Cerai di PA Bojonegoro, Janda Muda: Lebih Baik Menjanda Daripada Punya Suami Tiada Guna

Ada juga faktor lain yang menjadi bagian dari perekonomian penyebab perceraian, yaitu kesenjangan pendapatan antara suami dan istri, gaji istri lebih besar dari gaji suami.

Hal ini tidak terlepas dari dampak industrialisasi yang terjadi di Jepara.

''Ini munculnya di persidangan,'' terangnya.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Uji Coba ETLE di Jepara, Ini Hasilnya

Senin, 16 Januari 2023 | 18:58 WIB
X