PWI Kudus Gelar Sosialisasi UU Pers dan Literasi Media

- Kamis, 1 Desember 2022 | 17:22 WIB
Ketua PWI Jawa Tengah Amir Machmud NS pada sosialisasi UU Pers dan Literasi Media yang digelar PWI Kudus, Kamis (1/12). (suaramerdeka-muria.com/Saiful Annas)
Ketua PWI Jawa Tengah Amir Machmud NS pada sosialisasi UU Pers dan Literasi Media yang digelar PWI Kudus, Kamis (1/12). (suaramerdeka-muria.com/Saiful Annas)

KUDUS,suaramerdeka-muria.comPWI Kabupaten Kudus menggelar sosialisasi Undang-Undang Pers dan Literasi Media, Kamis (1/12). Menjamurnya media online di tengah perkembangan teknologi informasi saat ini menjadi alasan PWI Kudus kembali menggelar sosialisasi UU 40/1999 saat ini.

Ketua PWI Jawa Tengah Amir Machmud yang hadir menjadi narasumber acara itu mengingatkan, media bekerja pada dasarnya adalah untuk mendapatkan kepercayaan publik.  Caranya tentu dengan menyajikan berita-berita yang akuntabel.

“Berita akuntabel itu didapat dengan selalu melakukan cek, cek ulang, dan cek kembali berita yang dibuat. Prinsip cover both side saja saat ini belum cukup, informasi perlu menyajikan dari banyak sumber,” katanya.

Baca Juga: Gandeng Pemdes, PWI Kudus Gelar Literasi Media Masuk Desa

Hadir pada kegiatan ini Ketua DPRD Kudus Masan dan Asisten Ekbang Sekda Kudus Djatmiko Muhardi yang mewakili Bupati Kudus Hartopo, Kapolres Kudus AKBP Wiraga Dimas Tama, Kepala Dinas Kominfo Kudus Dwi Yusi Sasepti, dan kepala OPD di lingkungan Pemkab Kudus lainnya.

Ketua PWI Kabupaten Kudus Saiful Annas mengatakan, meski sudah 23 tahun diundangkan, implementasi UU Nomor 40/1999 masih jauh dari harapan. Terbukti di sejumlah daerah sengketa pemberitaan kerap berujung pada laporan di Kepolisian.

“Alhamdulillah di Kudus sejauh ini belum sampai terjadi hal itu. Namun mengingat perkembangan media saat ini, tentu potensi tersebut ke depan bisa saja terjadi. Karena itu PWI Kudus merasa perlu menggelar sosialisasi ini,” katanya.

Sosialisasi dihadiri 100 orang lebih perwakilan dari pejabat OPD, lembaga, instansi pemerintah dan swasta, serta organisasi di Kabupaten Kudus. Pada kesempatan itu, PWI Kudus juga menyerahkan sepuluh penghargaan kepada OPD, instansi, lembaga pemerintah dan swasta yang dinilai telah menjalankan dengan baik layanan keterbukaan informasi publik.

Ketua DPRD Kudus Masan yang hadir sebagai keynote speaker acara itu mewanti-wanti semua pihak berhati-hati dengan keterbukaan informasi publik. Sebab hal itu kerap menjadi “senjata” pihak tertentu untuk mencari kesalahan pejabat baik di tingkat kabupaten bahkan level desa.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X