Warga Desa di Pati Kesal, Jalan Rusak Parah Ditanami Pohon Pisang

- Kamis, 1 Desember 2022 | 08:28 WIB
Sejumlah tanaman pisang tampak ditempatkan di jalan Sukolilo – Prawoto kemarin. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)
Sejumlah tanaman pisang tampak ditempatkan di jalan Sukolilo – Prawoto kemarin. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)

PATI, suaramerdeka-muria.com – Warga Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo melakukan aksi tanam pisang di jalan Sukolilo – Prawoto. Mereka mengeluh lantaran jalan itu rusak parah sehingga kerap menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Pohon pisang itu ditempatkan pada ruas jalan yang mengalami berlubang cukup dalam. Ada juga yang diberi penanda dengan batu.

Sejumlah tulisan berisi keluhan masyarakat juga tampak diletakkan di dekat pohon pisang itu. Seperti “Wisata 1000 Lubang”, “Iki Dalan Kebo Tah Opo”, “Nek Ngene Tros yo Remok Ri” dan “Dalan Kebo Iki Tah”.

Teguh Sulistyono, warga Desa Prawoto mengatakan, aksi itu terpaksa dilakukan lantaran berharap pemerintah bisa segera memperbaiki jalan Prawoto sampai Sukolilo. Apalagi saat ini kondisinya begitu memprihatinkan.

“Kami sudah lelah menolong orang kecelakaan akibat kerusakan jalan,” ujarnya.

Baca Juga: Update Banjir Pati : Sinomwidodo Mulai Surut, Gabus, Winong dan Batangan Siaga

Baca Juga: Angka Kemiskinan di Blora Turun Dari 12,39 % Menjadi 11,53 %

Penanaman pisang itu dikatakannya bukan sebagai aksi memblokir jalan melainkan sebagai penanda warga yang melintas agar dapat lebih berhati-hati. Apalagi akses jalan itu menjadi jalur utama penghubung dari Kudus, Purwodadi yang melintas ke Prawoto-Sukolilo- Pati.

“Jadi jalan ini sangat dibutuhkan oleh warga. Tapi kerusakannya lebih dari dua tahun,” tambahnya.

Dia menilai kerusakan jalan itu harus menjadi prioritas lantaran sudah sering terjadi kecelakaan akibat terperosok lubang jalan. Apalagi saat malam hari dimana minim penerangan serta kondisi jalan licin lantaran sehabis hujan.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X