Viral Video Kecelakaan di Kemacetan Juwana, Polisi Ingatkan Blind Spot

- Kamis, 24 November 2022 | 06:15 WIB
Rekaman kecelakaan di titik kemacetan Juwana. (suaramerdeka-muria.com/Beni Dewa)
Rekaman kecelakaan di titik kemacetan Juwana. (suaramerdeka-muria.com/Beni Dewa)

PATI, suaramerdeka-muria.com – Sebuah kecelakaan yang terekam kamera CCTV di jalan raya Pantura JuwanaPati KM 1 cukup viral di media sosial. Dalam perbincangan di netizen itu ramai dipersoalkan terkait titik buta atau dikenal blind spot kendaraan.

Persoalan itu ramai diperbincangkan lantaran blindspot rawan menyebabkan kecelakaan. Terlebih saat terjadi kemacetan dan tengah berhadapan dengan kendaraan besar. Kecelakaan itupun disinyalir lantaran blindspot.

Dalam rekaman itu terlihat sebuah sepeda motor memang tengah berada tepat di antara dua truk tronton yang tengah berhenti lantaran kondisi macet. Pemotor itu diketahui berhenti di tengah-tengahnya lantaran ingin menyebrang jalan.

Namun nahas, tiba-tiba truk yang berada di depan melaju sehingga yang dibelakangnya ikut melaju. Diduga pengemudi truk berwarna merah yang dibelakang itu tidak mengetahui keberadaan pemotor lantaran blind spot tersebut. Sehingga terjadilah kecelakaan tersebut.

Terkait laka tersebut, Plt Kapolresta Pati AKBP Christian Tobing melalui KBO Satlantas Polres Pati Ipda Muslimin mengamini adanya kecelakaan tersebut. Namun dia menyebut pengemudi motor itu hanya mengalami luka ringan yakni bengkak pada kaki.

Baca Juga: Rp 154 Miliar Digelontor Untuk Bantuan Sosial di Jepara, Ini Syaratnya

 

“Korban diketahui bernama Andi Natalis, warga Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo. Untuk kejadiannya terjadi pada Senin (21/11) sore di jalan PatiJuwana tepatnya di Desa Mintomulyo, Kecamatan Juwana,” terangnya.

Terkait blind spot atau titik buta itu, Ipda Muslimin turut mengingatkan agar setiap pengendara untuk berhati-hati dan waspada. Titik buta sendiri merupakan area pandangan yang tidak terlihat si pengemudi.

“Biasanya blind spot memang berbeda-beda faktornya. Bisa karena muatan tertentu hingga menghalangi pandangan, spion yang terbatas jarak pandangnya, atau desain kendaraan yang terlalu tinggi atau menjadikan sangat terbatas pandangannya,” tambahnya.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Banjir Pati : Penanganan Bencana Butuh Kajian Serius

Jumat, 2 Desember 2022 | 21:52 WIB

Tiga Santri Pati Lolos Porsadin Tingkat Nasional

Rabu, 30 November 2022 | 22:27 WIB

UMK Pati 2023 Direkomendasikan Naik, Jadi Rp 2,1 Juta

Rabu, 30 November 2022 | 07:50 WIB

Tiba-tiba Desa di Pati Ini Diterjang Banjir Bandang

Senin, 28 November 2022 | 10:16 WIB

HGN 2022, MTs Negeri 1 Pati Luncurkan Buku Karya Guru

Minggu, 27 November 2022 | 23:29 WIB
X