Kasus Perceraian di Kudus Meningkat Selama PPKM

- Rabu, 4 Agustus 2021 | 07:50 WIB
Aktivitas pelayanan di Pengadilan Agama Kabupaten Kudus, kemarin. (suaramerdeka.com/Anton WH)
Aktivitas pelayanan di Pengadilan Agama Kabupaten Kudus, kemarin. (suaramerdeka.com/Anton WH)

KUDUS,suaramerdeka-muria.com – Permohonan perceraian selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) meningkat. Data yang dihimpun di Pengadilan Agama Kabupaten Kudus, selama bulan Juli terdapat 122 pengajuan perceraian.

Jumlah pengajuan meningkat dibandingkan bulan Juni sebanyak 114 kasus, Mei (74 kasus) dan April (88 kasus).

Menurut Panitera Pengadilan Agama Kabupaten Kudus, Muhammad Muchlis, selama PPKM institusinya memberlakukan pembatasan layanan. Pendaftaran cerai dilayani pukul 13.00-15.00.

''Saat normal, layanan kami dari pagi hari hingga sore,'' katanya.

BACA JUGA : Serahkan Bantuan, Ketua DPRD Kudus Sentil Banyak PKL Turunkan Masker

Pengambilan surat keputusan dibatasi mulai pukul 11.00-15.00. Adapun untuk sidang jam pelayanan masih sama.

''Hanya saja, pada beberapa sidang dilakukan penundaan agar tidak terjadi kerumuman,'' jelasnya.

Walaupun jam layanan dibatasi, permohonan pengurusan perceraian meningkat pada bulan Juli. Dia merinci, tercatat 83 permintaan cerai gugat dan 39 permintaan cerai talak.

''Pengajuan perceraian yang kita putus di bulan Juli sebanyak 115 kasus," tandasnya.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X