Pati Hari Ini : Penipuan Investasi Kapal Kembali Terjadi, Korban Rugi Rp 15 Miliar

- Rabu, 16 November 2022 | 18:24 WIB
 Sejumlah warga Pati mengaku menjadi korban penipuan investasi kapal dengan kerugian miliaran rupiah. (suaramerdeka-muria.com/Moch Noor Efendi)
Sejumlah warga Pati mengaku menjadi korban penipuan investasi kapal dengan kerugian miliaran rupiah. (suaramerdeka-muria.com/Moch Noor Efendi)

PATI, suaramerdeka-muria.com - Dugaan praktik penipuan berkedok investasi kapal kembali terjadi di Pati. Kali ini, sejumlah korbannya mengaku mengalami kerugian hampir Rp 15 miliar.

"Dari tiga korban yang kami dampingi total kerugiannya mencapai hampir Rp 15 miliar," ujar pengacara pada Kantor Advokad Nimerodi Gulo dan Rekan, Yosafati Gulo, Senin (14/11).

Ini merupakan kali kedua kantor pengacara yang berada di Perumnas Winong Pati kedatangan korban dugaan penipuan investasi kapal. Sebelumnya, empat korban yang menjadi kliennya mengalami kerugian sekitar Rp 10 miliar.

Yosafati mengungkapkan, modus dugaan penipuan hampir sama dengan kasus yang ditangani dirinya bersama pengacara Nimerodi Gulo dan Ahmad Wildan, beberapa waktu lalu. Kedua kasus dengan pelaku berbeda itu kini berproses di Polda Jateng.

"Tiga korban kali ini dirayu untuk ikut investasi kapal penangkap ikan. Selain itu, mereka juga diajak untuk penyertaan modal kapal penampung ikan dan bisnis pengadaan perbekalan melaut," katanya.

Lebih lanjut, kuasa hukum yang akrab disapa Pak Yos ini mengemukakan, tersangka yang merupakan pasangan suami istri asal Desa Bendar, Kecamatan Juwana belakangan tidak pernah membagikan hasil dari penyertaan modal usaha tersebut.

Bahkan, untuk kapal penangkap ikan tidak diketahui keberadaannya. Mereka kini telah ditahan di Mapolda Jateng.

Baca Juga: Siaran Langsung Timnas Indonesia U20 vs Prancis U20 di Indosiar : Cek Jam Tayangnya

Baca Juga: Gabung di Grup C, Ini Lawan Persiku Junior di Piala Soeratin

Baca Juga: Timnas Indonesia U20 Bertanding Dua Kali Lagi Usai Piala Dunia U20 Mini : Ini Tim Yang Akan DIhadapi

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X