Talud Ambrol di Kudus, Sampah Menumpuk di Sungai Pesantren

- Jumat, 11 November 2022 | 18:04 WIB
Aliran Sungai Pesantren tampak dipenuhi sampah. (suaramerdeka-muria.com/Beni Dewa)
Aliran Sungai Pesantren tampak dipenuhi sampah. (suaramerdeka-muria.com/Beni Dewa)

 

KUDUS, suaramerdeka-muria.com – Kondisi sungai Pesantren yang melintas di perbatasan Desa Mijen dan Desa Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu cukup memprihatinkan.

Tak hanya dipenuhi sampah, talud di sungai itu ambrol sepanjang tujuh meter.

Titik sungai yang penuh sampah dan taludnya ambrol itu berada di jembatan di pinggir jalan Kudus – Jepara. Talud yang ambrol itu juga membuat bangunan bengkel yang berada di sampingnya ikut rusak. Bahkan kerangka bagian depan tampak harus disokong dengan kayu.

Camat Kaliwungu, Satria Agus Himawan, kondisi ambrolnya talud di Desa Mijen itu sebenarnya telah terjadi sejak dua minggu lalu. Begitu juga penumpukan sampah yang ada di aliran sungai tersebut.

Pasca kejadian, dia segera menindaklanjutinya dengan melaporkan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) dan Balai Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi.

Hanya saja awalnya belum juga mendapatkan tindak lanjut dan baru sebatas pengecekan saja. Puncaknya sungai tersebut limpas hingga menyebabkan banjir di Desa Kedungdowo pada Kamis (10/11) malam.

Baca Juga: Usai vs Klub Norwegia, Timnas Indonesia U20 Duel vs Timnas Prancis U20 dan Slovakia U20 : Ada Siaran Langsung

Baca Juga: Link Live Streaming Laga Uji Coba Timnas Indonesia U20 vs Klub Norwegia U20 Jumat

Baca Juga: Mencari Jejak Muasal Nama Desa Jaddung Sumenep

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

46 Desa di Kudus Miliki Satgas Adat, Ini Tugasnya

Rabu, 23 November 2022 | 22:15 WIB

Ratusan Buruh Rokok asal Jepara Dapat BLT DBHCT

Kamis, 17 November 2022 | 19:09 WIB

Kirab Kebangsaan Ramaikan Maulid dan Haul Mbah Datuk

Minggu, 13 November 2022 | 20:19 WIB
X