Menjaga Nafas Bordir Icik, Kain Warisan Budaya Khas Kudus

- Selasa, 8 November 2022 | 17:28 WIB
Mufarikhah perajin bordir icik di Desa Peganjaran, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus dengan produk kebaya encim di gerai miliknya, Senin (7/11). (suaramerdeka-muria.com/Saiful Annas)
Mufarikhah perajin bordir icik di Desa Peganjaran, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus dengan produk kebaya encim di gerai miliknya, Senin (7/11). (suaramerdeka-muria.com/Saiful Annas)

KUDUS,suaramerdeka-muria.com - Sudah 15 tahun bergelut dengan kerajinan kain bordir, Siti Mufarikhah (44) masih setia dengan bordir icik. Berbeda dengan kain bordir yang dibuat dengan mesin atau komputer, bordir icik dijahit menggunakan peralatan manual.

Butuh ketelatenan, kesabaran, hingga keahlian khusus untuk membuat setiap detail keindahan dan komposisi warna yang dituangkan dalam selembar kain bordir khas Kudus tersebut.

Karena kerumitannya itu lah, kini penjahit bordir icik banyak didominasi perempuan-perempuan paruh baya.

Pasalnya, generasi muda saat ini jarang yang mau menekuni keterampilan bordir icik karena kesulitannya.

“Generasi muda saat ini kurang sabar membuat bordir icik, karena harus dibuat secara manual dan butuh waktu lama. Karena memiliki detail yang khas dan kehalusan hasilnya. Karena itu produk-produk kain bordir icik saat ini masih banyak peminat setianya,” kata Mufarikhah, Senin (7/11).

Kata icik dalam bordir icik berasal dari kata ‘nricik’ yang terjemahan bebasnya berarti detail benang yang kecil, panjang, dan padat. Detail pola dan komposisi warna kain bordir ini banyak dipengaruhi faktor keahlian perajinnya.

Hasil bordir icik dikenal rapi dan tidak gatal saat dikenakan. Karena setiap lubang dalam desain bordir icik dibuat menggunakan gunting. Berbeda dengan bordir mesin yang pembuatnya kerap menggunakan alat solder untuk melubangi detail lubang pada pola bordirnya.

Karena kerumitannya itu lah, butuh waktu cukup lama untuk membuat satu lembar kain bordir icik. Mufarikhah mencontohkan, untuk menjahit satu lembar kain bordir icik menjadi pakaian jadi, butuh waktu sekitar satu bulan.

Kian bordir icik biasanya dijual dalam bentuk kain bahan maupun pakaian jadi seperti baju koko, kebaya encim, hingga mukena.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

46 Desa di Kudus Miliki Satgas Adat, Ini Tugasnya

Rabu, 23 November 2022 | 22:15 WIB

Ratusan Buruh Rokok asal Jepara Dapat BLT DBHCT

Kamis, 17 November 2022 | 19:09 WIB

Kirab Kebangsaan Ramaikan Maulid dan Haul Mbah Datuk

Minggu, 13 November 2022 | 20:19 WIB
X