PWI Pati Gelar Roadshow Jurnalistik, Gelorakan Kesadaran Literasi Media

- Senin, 7 November 2022 | 09:58 WIB
PWI Pati saat memberikan pemahaman terkait literasi media saat digelarnya roadshow jurnalistik pada Sabtu (5/11). (suaramerdeka-muria.com/Beni Dewa)
PWI Pati saat memberikan pemahaman terkait literasi media saat digelarnya roadshow jurnalistik pada Sabtu (5/11). (suaramerdeka-muria.com/Beni Dewa)

PATI,suaramerdeka-muria.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pati kembali menggelar roadshow jurnalistik. Dalam progam yang digelar kembali pasca pandemi ini, PWI memfokuskan dalam literasi media.

Dalam roadshow kali ini, mereka menyasar sejumlah sekolah. Selain memberikan pembekalan jurnalistik kepada siswa, mereka juga mengajarkan bagaimana memahami media dengan benar atau gerakan literasi media.

Langkah itu dinilai penting untuk ditekankan di era sekarang ini. Dimana masih banyak masyarakat yang belum benar-benar memahami perbedaan antara media sosial dengan produk jurnalistik. Hal itu justru seringkali berujung pada persoalan penyebaran hoaks.

Baca Juga: Gandeng Pemdes, PWI Kudus Gelar Literasi Media Masuk Desa

“Kami ingin memberikan pemahaman terkait bagaimana media yang benar itu. Sekaligus bagaimana etikanya. Baik etika dalam berjurnalistik yang tertuang dalam kode etik jurnalistik (KEJ), maupun etika saat bermedia sosial,”terang Ketua PWI Pati Moch Noor Efendi.

Progam roadshow jurnalistik itupun mendapat antusias yang begitu besar.Sejumlah sekolah  telah menyatakan keinginannya untuk bisa bekerjasama dalam roadshow tersebut.

Sementara pada progam perdana pada Sabtu (5/11) kemarin, pelatihan itu bahkan digelar di dua sekolah sekaligus. Yakni Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Pati dan Madrasah Aliyah (MA) Manahijul Huda, Desa Ngagel, Kecamatan Dukuhseti.

Kepala MA Manahijul Huda Subari mengapresiasi gerakan dari PWI Pati dalam memberikan literasi media ke pelajar. Dia berharap siswanya dapat berproses agar kemampuan jurnalistiknya terasah. Mengingat, mereka merupakan calon penerus bangsa.

Seksi Keorganisasian dan Pengembangan SDM PWI Pati Angga Saputra menambahkan, dia berharap lewat roadshow jurnalistik kali ini para siswa dapat lebih melek media dan bisa membedakan media sosial dengan media mainstream. Menurutnya ini perlu dipahami agar informasi yang didapatkan diketahui validitasnya.

”Bedanya media sosial dengan media mainstream adalah adanya konfirmasi. Medsos tidak memerlukan konfirmasi. Sementara media mainstream memakai kode etik dan tidak hanya ceplas-ceplos,”ujarnya.

Dalam kesempatan itu PWI Pati dan MA Manahijul Huda juga menandatangani kesepamahaman bersama. Diharapkan akan muncul kerja sama tentang literasi media dan pelatihan jurnalistik antar dua lembaga tersebut.

Kegiatan roadshow jurnalistik itupun direncanakan akan digelar secara berkala kedepannya. Saat ini sejumlah sekolah bahkan telah menyebutkan keinginannya untuk terlibat dan bekerjasama dalam progam PWI Pati di bidang pendidikan tersebut.

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Begini Peringatan Satu Abad NU Ala Nahdlyin Pati

Kamis, 9 Februari 2023 | 07:31 WIB

Protes, Warga Tompomulyo Tanam Pisang di Jalan Rusak

Senin, 6 Februari 2023 | 23:46 WIB
X