Ponpes dan BPJS Kesehatan Teken MoU, Santri di Kudus Tak Lagi Ribet Saat Sakit

- Minggu, 30 Oktober 2022 | 16:20 WIB
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kudus Agustian Fardianto bersama perwakilan ponpes menekan MoU pelayanan kesehatan bagi para santri di Kabupaten Kudus, Minggu (30/10). (suaramerdeka-muria.com/Saiful Annas)
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kudus Agustian Fardianto bersama perwakilan ponpes menekan MoU pelayanan kesehatan bagi para santri di Kabupaten Kudus, Minggu (30/10). (suaramerdeka-muria.com/Saiful Annas)

KUDUS,suaramerdeka-muria.comBPJS Kesehatan Cabang Kudus dan pengurus delapan Pondok Pesantren (Ponpes) di Kabupaten Kudus meneken Nota Kesepakatan (MoU) pelayanan kesehatan santri.

Dengan MoU ini, Ponpes kini tak lagi dipusingkan dengan urusana pelayanan kesehatan bagi santri, terutama yang dari luar daerah.

Penandatangan MoU BPJS Kesehatan dengan delapan Ponpes ini bersamaan dengan kegiatan Ansor Kudus Hybrid Expo 2022 di Alun-Alun Simpang 7 Kudus, Minggu (30/10).

Baca Juga: Kudus Raih Piagam UHC dari BPJS Kesehatan, Kartu Baru Peserta JKN Bisa Langsung Aktif

Dari delapan ponpes yang sudah menyerahkan data, tujuh ponpes yang menandatangani Nota Kesepakatan sebagai bentuk komitmen bersama untuk mencapai sinergi dalam hal optimalisasi penyelenggaraan Program JKN-KIS yang dikelola oleh para pengasuh pondok di kabupaten Kudus.

Tujuh Ponpes tersebut yaitu Pondok Pesantren El Fath El Islami, Ponpes Assalam, Ponpes Qudsiyah Putri, Ponpes Mua’allimat, Ponpes Ma’had Qudsiyyah, Ponpes Nusantara Satu, dan Ponpes Anfaul Ulum.

Hadir pada penandatangan MoU itu Bupati Kudus Hartopo, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kudus Agustian Fardianto, Kepala Kejaksaaan Negeri Ardian, Kantor Kementrian Agama, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Kudus Asyorifi Masitho, Rabhithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Kudus, Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Kudus, dan Pengurus Yayasan Masjid, Menara dan Makam Sunan Kudus.

Ribuan santri yang turut hadir menyaksikan penandatangan MoU tersebut.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kudus, Agustian Fardianto mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya percepatan Universal Health Coverage (UHC) pada seluruh elemen pondok pesantren di Kabupaten Kudus.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X