Kondisi Ramai, Toko Sepeda di Alun-Alun Kudus Dibobol Maling

- Jumat, 28 Oktober 2022 | 05:55 WIB
Garis Polisi terpasang di pintu masuk toko sepeda yang dibobol maling, Kamis (27/10). (suaramerdeka-muria.com/Beni Dewa)
Garis Polisi terpasang di pintu masuk toko sepeda yang dibobol maling, Kamis (27/10). (suaramerdeka-muria.com/Beni Dewa)

KUDUS,suaramerdeka-muria.com – Meski alun-alun tengah ramai, namun rupanya hal itu tak menyurutkan niat pencuri untuk beraksi. Toko Sepeda Sri Jaya yang ada di alun-alun dibobol maling. Sejumlah uang pun turut raib.

Padahal beberapa hari terakhir ini alun-alun tengah digelar acara pameran sehingga suasana cukup ramai. Hanya saja sang pencuri tetap saja nekat.

Dari pengamatan di lapangan, petugas telah memasang garis polisi di pintu depan toko. Sejumlah tim Inafis juga melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Sejumlah benda diamankan tim inavis dari dalam toko. Seperti penutup wajah, bungkus gunting besar, hingga potongan ternit plafon.

Baca Juga: Bobol Atap, Maling Gasak Uang Puluhan Juta dari Apotek

Petugas juga tampak melacak rekaman kamera CCTV yang ada di dalam rumah toko milik Soedijono tersebut. Serta mengumpulkan sidik jari dari sejumlah benda yang diduga disentuh oleh pelaku. Mulai dari meja, laci, hingga benda-benda lainnya.

Dari informasi yang dihimpun, kejadian pencurian itu diketahui sekitar pukul 08.30 kemarin. Kanitreskrim Polsek Kota, Iptu Nardi mengatakan, saat toko dibuka, rupanya diketahui ada sejumlah barang yang berceceran.

“Saat itulah kemudian dilaporkan ke Polsek dan kami tindak lanjuti dengan menghubungi Inavis dan Resmob,”terangnya.

Dari penyelidikan sementara, diduga pelaku masuk dengan cara membobol atap. Setelah membongkar genting, pelaku juga sempat memotong seng yang berada di bawah genting itu. Ada sebuah lubang seukuran badan orang dewasa yang diduga digunakan untuk keluar masuk pelaku.

“Pelaku memang membobol lewat atap keluarnya pun lewat atap,”tambahnya.

Korban sendiri disebut kehilangan sejumlah uang tunai. Hanya saja terkait besaran kerugian tersebut hingga saat ini masih dilakukan penghitungan.

“Terkait apa saja yang hilang masih didalami. Sehingga total kerugiannya juga masih dihitung,”tambahnya.

Sedangkan saat ditanya terkait sejumlah barang yang diamankan dari lokasi, Iptu Nardi menjelaskan akan mendalaminya. Apakah barang seperti bungkus gunting besar hingga penutup wajah merupakan milik pelaku ataukah tidak.

 

 

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X