Dapat DID Rp 10,4 Miliar, Kudus Gelar Pasar Murah di Setiap Desa

- Selasa, 25 Oktober 2022 | 16:55 WIB
Kegiatan pasar murah yang digelar di halaman GOR Kudus, baru-baru ini. (suaramerdeka-muria.com/Saiful Annas)
Kegiatan pasar murah yang digelar di halaman GOR Kudus, baru-baru ini. (suaramerdeka-muria.com/Saiful Annas)

KUDUS,suaramerdeka-muria.com – Pemkab Kudus menyiapkan program pasar murah di setiap desa di Kabupaten Kudus. Dinas Perdagangan tengah mengusulkan penggunaan anggaran dana insentif daerah (DED) sebesar Rp 5,280 miliar untuk menggelar pasar murah di 132 desa dan kelurahan di Kabupaten Kudus.

Kepala Bidang Fasilitasi Perdagangan, Promosi dan Perlindungan Konsumen pada Dinas Perdagangan Minan Mochamad mengatakan, setiaap desa akan mendapat jatah sebanyak 200 paket seharga Rp 200 ribu.

“Paket sembako itu akan kami jual dengan subsidi 50 persen, sehingga warga hanya membayar sebesar Rp 100 ribu per paket,” katanya, Selasa (25/10).

Baca Juga: Pasar Murah, 8.627 Kilogram Sembako di Jepara Ludes Kurang dari Dua Jam

Minan mengatakan, setiap paket sembako murah itu berisi beras lima kilogram, gula pasir dua kilogram, minyak goreng dua liter, bawang merah satu kilogram, bawang putih setengah kilogram, susu, sayur mayur, dan gas elpiji tiga kilogram.

“Rencananya kegiatan pasar murah ini akan kami gelar bertahap di 123 desa dan Sembilan kelurahan pada November mendatang,” katanya.

 Minan mengatakan, program pasar murah bahan pokok Kudus akan digabungkan dengan pasar rakyat di tiap kecamatan. Hanya, untuk konsep pastinya, akan ditentukan bersama dalam rapat koordinasi mendatang. ”Itu masih konsep saja, untuk hal pastinya akan kami informasikan segera,” katanya.

Sebelumnya, Pemkab Kudus mendapat DID sebesar Rp 10,4 miliar karena dinilai berhasil menekan inflasi. Anggaran itu harus digunakan seluruhnya hingga akhir tahun. Jika masih ada sisa, maka sisa anggaran akan ditarik lagi oleh Pemerintah Pusat.

Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Kudus Eko Djumartono menambahkan, dana insentif tersebut memang tidak bisa di-Silpa-kan. Karena itu pihaknya berencana menggunakan anggaran DID itu hingga bulan Desember 2022 mendatang.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X