Empat Warga di Pati Jadi Korban Investasi Kapal, Kerugian Capai Rp 7,2 Miliar

- Selasa, 25 Oktober 2022 | 10:55 WIB
Korban penipuan investasi kapal mengadu ke kantor pengacara. (suaramerdeka-muria.com/Moch Noor Efendi)
Korban penipuan investasi kapal mengadu ke kantor pengacara. (suaramerdeka-muria.com/Moch Noor Efendi)

PATI, suaramerdeka-muria.com - Dugaan penipuan berkedok kerja sama investasi miliaran rupiah kembali terjadi di Pati.

Kali ini, kerja sama berkait dengan usaha pengelolaan kapal penangkap ikan.

Empat warga Pati mengaku menjadi korban aksi penipuan itu sejak lama.

Mereka pun melaporkan ke kepolisian.

Kuasa hukum mereka Nimerodi Gulo mengemukakan, modus dugaan penipuan dilakukan dengan menawari korban untuk ikut menyertakan modal dalam operasional kapal penampung.

Fokusnya untuk menyuplai perbekalan bagi kapal penangkap ikan yang sedang beroperasi di perairan luar Jawa.

"Modusnya dia menarik orang berduit untuk ikut usaha menyuplai perbekalan kapal penangkap ikan. Nilai penyertaan modal kerjasama itu ratusan juta. Awalnya, orang yang ikut kerja sama diberikan bagi hasil 6-7 persen dari nilai penyertaan modalnya. Tetapi belakangan tidak ada kabarnya lagi," ujar Gulo, Senin (24/10).

Empat orang yang mengaku tertipu atas kerja sama itu berkumpul di Kantor Lembaga Studi dan Bantuan Hukum (LSBH) Teratai Pati pimpinan Nimerodi Gulo.

Mereka mengharapkan, pelaku diproses hukum karena tidak mendapat kejelasan lagi tentang hasil dari kerja sama, bahkan pengembalian modal mereka.

Baca Juga: Sekolah di Rembang Ini Keren, Sukses Ubah Biji Ketapang Jadi Rempeyek Unik

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pj Bupati Pati Minta OPD Tak Hindari Aduan Masyarakat

Kamis, 12 Januari 2023 | 07:03 WIB
X