PKL Kudus Suarakan 11 Tuntutan Kelonggaran PPKM, dari Penyekatan Jalan hingga Bansos

- Selasa, 3 Agustus 2021 | 06:55 WIB
PKL dan Aktivis yang tergabung dalam Gerpak menyuarakan tuntutan kelonggaran selama PPKM pada audiensi dengan bupati Kudus, Senin (2/8). (suaramerdeka.com/dok)
PKL dan Aktivis yang tergabung dalam Gerpak menyuarakan tuntutan kelonggaran selama PPKM pada audiensi dengan bupati Kudus, Senin (2/8). (suaramerdeka.com/dok)

KUDUS,suaramerdeka-muria.com – Gerakan Pedagang Kaki Lima (PKL) dan Aktivis Kudus (Gerpak) menuntut kelonggaran selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Salah satunya,kebijakan  penyekatan jalan selama PPKM dicabut.

Tuntutan ini disuarakan oleh Gerpak saat beraudiensi dengan Bupati Kudus Hartopo di Pendapa Kabupaten Kudus, Senin (2/8).

Desakan pencabutan penyekatan jalan menjadi satu dari sebelas tuntutan Gerpak. Audiensi yang juga dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Kudus sempat memanas. Anggota Gerpak sempat menolak masuk ruangan begitu mendengar ada perwakilan PKL di luar anggota Gerpak yang turut diundang.

Empat orang PKL sudah lebih dulu masuk ruangan audiensi. Korlap Gerpak Didik HS menyebut keempat PKL yang dihadirkan Dinas Perdagangan sebagai penumpang gelap. Mereka meminta para “penyusup” itu keluar ruangan.

“Kami yang meminta audiensi dengan Bupati, mengapa justru ada PKL lain yang tiba-tiba hadir atas ajakan Dinas Perdagangan. Ada apa ini,” kata Didik.

BACA JUGA : Pandemi, PKL Harusnya Dapat Bantuan dari Pusat

Anggota Gerpak menolak masuk dan hendak turun ke jalan menyampaikan orasi. Setelah dibujuk, mereka akhirnya mau masuk ke ruangan untuk beraudiensi. Suasana audiensi kembali memanas karena adanya “penumpang gelap” tersebut. Suasana kembali cair setelah Ketua DPRD Kudus Masan menenangkan para anggota Gerpak.

Didik mengatakan, sebelas tuntutan PKL dan pelaku wisata diharapkan dijalankan oleh Pemkab Kudus. Selain pencabutan penyekatan jalan, mereka juga menuntut dinyalakannya lagi lampu penerangan jalan umum saat malam hari.

“Pemadaman lampu jalan umum membahayakan pengguna jalan. Selain itu juga rawan kriminalitas,” katanya.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

46 Desa di Kudus Miliki Satgas Adat, Ini Tugasnya

Rabu, 23 November 2022 | 22:15 WIB

Ratusan Buruh Rokok asal Jepara Dapat BLT DBHCT

Kamis, 17 November 2022 | 19:09 WIB

Kirab Kebangsaan Ramaikan Maulid dan Haul Mbah Datuk

Minggu, 13 November 2022 | 20:19 WIB

Momen Hari Pahlawan, Bupati Hartopo Ingatkan Persatuan

Sabtu, 12 November 2022 | 06:39 WIB

Di Kudus, 391 Orang Telah Daftar Seleksi PPPK Guru

Sabtu, 12 November 2022 | 06:33 WIB
X