Sikapi Video Viral, Kapolsek Blora Kota : Jangan Ada Lagi Perkelahian Antar Pelajar di Blora

- Jumat, 14 Oktober 2022 | 17:41 WIB
Kasus perkelahian pelajar di GOR Mustika Blora yang videonya viral dipertemukan untuk menyelesaikan secara kekeluargaan.  (Foto : Suara Merdeka/Urip Daryanto)
Kasus perkelahian pelajar di GOR Mustika Blora yang videonya viral dipertemukan untuk menyelesaikan secara kekeluargaan. (Foto : Suara Merdeka/Urip Daryanto)

BLORA, suaramerdeka-muria.com - Peristiwa perkelahian pelajar di kawasan Gor Mustika Kecamatan Blora yang sempat menjadi video viral di Medsos, akhirnya terselesaikan secara kekeluargaan.

Hal itu tercapai setelah difasilitasi petugas dari Polsek Blora Kota.

Atas peristiwa itu, Kapolsek Blora AKP Yulianto,SH berpesan agar kasus serupa tidak terulang kembali.

Pihak sekolah dihimbau untuk terus mengawasi siswanya terutama pada jam istirahat dan jam pulang sekolah.

Diketahui, perkelahian yang melibatkan dua siswa dari salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Blora di kawasan Gor Mustika, Rabu, (12/10/2022) lalu, sempat viral di media sosial.

Baca Juga: Polres Pati Naik Level Jadi Polresta, Ini Pesan Kapolda Jateng


Kasus itu berakhir damai dengan melibatkan pihak sekolah dan orangtua. Kapolres Blora AKBP Fahrurozi,SIK,MM,MH melalui Kapolsek Blora AKP Yulianto,SH mengatakan, video perkelahian antara dua siswa yang viral di medsos tersebut adalah siswa dari SMP N 6 Blora.

Terjadinya perkelahian tersebut dipicu oleh adu domba saling tantang untuk berkelahi yang disampaikan kepada kedua pelajar yang berkelahi dan diprovokatori oleh salah satu pelajar SMPN 6 sendiri.

Dan pada saat terjadinya perkelahian tersebut direkam oleh salah satu pelajar SMK yang saat ini identitas masih dalam penyelidikan.

Baca Juga: Museum RA Kartini Jepara Jadi Pusat Belajar Sejarah

"Perkelahian antar pelajar tersebut terjadi di wilayah hukum Polsek Blora. Sudah kami tangani dan telah berakhir damai dengan melibatkan pihak sekolah dan orang tua," Kata Kapolsek Blora, AKP Yuliyanto.

Disampaikan, penyelesaian masalah tersebut dilakukan secara kekeluargaan dan sudah ada kesepakatan bersama yang tertuang dalam surat pernyataan dari kedua belah pihak.

"Karena ada kesepakatan dari kedua belah pihak, apalagi masih di bawah umur, kasusnya kami hentikan. Hal itu diikuti dengan adanya surat pernyataan dari kedua belah pihak," jelas AKP Yuliyanto.

Baca Juga: Paspor Berlaku 10 Tahun Mulai Diterbitkan 12 Oktober 2022, Begini Cara Membuatnya

‘’Sekali lagi saya berharap agar kasus serupa tidak terulang kembali. Pihak sekolah kami himbau untuk terus mengawasi siswanya terutama pada jam istirahat dan jam pulang sekolah,’’ pungkas Kapolsek AKP Yuliyanto.

***

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Terkini

Suami Yeni Inka Naik Pangkat

Selasa, 3 Januari 2023 | 13:51 WIB

Pemkab Blora Komitmen Wujudkan Kabupaten Layak Anak

Jumat, 25 November 2022 | 08:21 WIB
X