Truk Berhenti tetapi Mesin Meraung, Ternyata Sopir Tewas di Belakang Kemudi

- Minggu, 1 Agustus 2021 | 20:33 WIB
Ilustrasi tewas. (suaramerdeka.com / dok)
Ilustrasi tewas. (suaramerdeka.com / dok)

REMBANG, suaramerdeka-muria.com – Nasib nahas dialami oleh Supardi (46), sopir truk pengangkut muatan tebu.

Warga Rt 7 Rw 4 Desa Tamanrejo Kecamatan Tunjungan Blora itu, tewas di atas truknya sendiri saat proses mengirim muatan tebu.

Kejadian memilukan tersebut terjadi pada Sabtu (31/7) petang. Mirisnya, korban tewas saat berada di balik kemudi.

Ketika itu, korban berniat mengirim tebu dari Blora menuju Lamongan. Sampai di Desa Pacing Kecamatan Sedan, truknya berhenti untuk antre dengan kendaraan lain karena ada perbaikan jalan.

Baca Juga: Tertipu Investasi Bodong, Korban Belum Ada yang Melapor ke Polisi

Setelah beberapa lama giliran berjalan, ternyata truk korban tidak bergerak.

Hanya terdengar raungan suara mesin truk cukup keras. Merasa curiga, Baidi (35), pengendara yang berada tepat di belakang truk korban turun untuk mengecek.

Saat dilakukan pengecekan ternyata korban sudah dalam kodnisi terdiam di belakang kemudi truk.

Selanjutnya warga yang berada di lokasi segera melaporkan kejadian tersebut kepada Mapolsek Sedan.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Seribuan Onthelis Tua Gowes Bareng Wabup Rembang

Minggu, 25 September 2022 | 11:43 WIB

Maca Puisi Ning Gang Boentoe Soditan Lasem Tampil Menawan

Minggu, 25 September 2022 | 11:35 WIB
X