Kejari Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pasar Cepu

- Jumat, 30 Juli 2021 | 11:49 WIB
Konferensi Pers Kejaksaan Negeri Blora penanganan kasus sewa kios Pasar Cepu dan kunjungan kerja DPRD Blora, Jumat 30 Juli 2021. (suaramerdeka.com/Abdul Muiz)
Konferensi Pers Kejaksaan Negeri Blora penanganan kasus sewa kios Pasar Cepu dan kunjungan kerja DPRD Blora, Jumat 30 Juli 2021. (suaramerdeka.com/Abdul Muiz)

BLORA, suaramerdeka-muria.com,- Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus dugaan pungutan liar jual beli kios Pasar Cepu.

Ketiga orang itu berinisial S, W dan MS.

Meski tidak disebutkan nama lengkap ketiga orang tersebut, namun dalam konferensi pers yang digelar Jumat 30 Juli 2021, kejaksaan menyebut ketiganya adalah pejabat di Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Dindagkop UKM) Blora.

Baca Juga: Wajib Coba! Di Kampung Ini Pengendara Bisa Menjelajahi Gang Kondom

‘’Pasti teman-teman wartawan sudah tahu nama lengkap ketiga orang itu. Kami hanya menyebut inisialnya saja,’’ ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Blora Yohanes Avilla Agus Awanto Putra dalam konferensi pers di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora, Jumat 30 Juli 2021.

Kasus dugaan jual beli kios di Pasar Cepu  2019 itu ditangani Kejari Blora sejak Maret 2020.

Baca Juga: Porprov Jateng 2022 di Eks Karisidenan Pati Ditunda, Sampai Kapan? Wallahu A'lam

Sejumlah orang telah dimintai keterangannya mulai dari pedagang, bendara, kepala pasar, kepala bidang hingga kepala dinas Dindagkop UKM.

Besaran uang yang ditarik dari pedagang untuk kios bervariasi mulai dari Rp 30 juta, Rp 60 Juta dan Rp 75 juta.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Terkini

175 Siswa MAN 1 Jepara Terima Beasiswa dan Santunan

Sabtu, 25 September 2021 | 05:30 WIB

Melanggar Prokes, Kereta Wisata Ditertibkan

Jumat, 24 September 2021 | 02:25 WIB

Duh, Siswa dan Guru Diswab Acak, Hasilnya Dua Positif

Kamis, 23 September 2021 | 15:42 WIB
X