Gesekan Jadwal Sekolah Formal dan Madin di Rembang, Begini Tanggapan Dindikpora dan Kemenag

- Kamis, 6 Oktober 2022 | 16:53 WIB
Pembelajaran sejumlah madrasah diniyyah di Rembang terganggu lantaran masih adanya gesekan jadwal dengan sekolah formal. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)
Pembelajaran sejumlah madrasah diniyyah di Rembang terganggu lantaran masih adanya gesekan jadwal dengan sekolah formal. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka-muria.com – Polemik masih adanya gesekan jadwal antara sekolah formal dan madrasah diniyyah (Madin) di Rembang ditanggapi oleh Dinas Pendidikan Pemudan dan Olahraga (Dindikpora) dan Kantor Kemenag.

Tanggapan tersebut muncul setelah sebelumnya, Forum Komunikasi Diniyyah Takmiliyyah (FKDT) Kabupaten Rembang menyampaikan persoalan itu kepada Wakil Bupati (Wabup) Hanies Cholil Barro dan Kepala Kemenag M Fata.

Disebutkan oleh FKDT Rembang, sampai saat ini masih ada sejumlah sekolah di tiga kecamatan yang kegiatan belajarnya sampai sore hari sehingga mengganggu jadwal Madin.

Tiga kecamatan itu adalah Rembang, Pancur dan Gunem.

Kepala Kemenag Rembang, M Fata menyatakan dukungannya terhadap FKDT yang telah menyampaikan gesekan jadwal tersebut kepada Wabup.

Sebab, kewenangan persoalan itu memang di Pemkab Rembang.

Ia mengungkapkan, pendidikan keagaman di Madin sangat penting untuk pembentukan karakter generasi muda dengan pondasi agama yang kuat.

“Maka tentu harus kita dukung bersama kelancaran untuk mewujudkannya,” paparnya.

Menurutnya, Kemenag juga mengimbau kepada madrasah-madrasah formal supaya memberikan kemudahan kepada siswanya bila ada yang sore harinya memiliki jadwal masuk madrasah Diniyah.

Baca Juga: Sekolah Formal Pulang Terlalu Sore Ganggu Jadwal Santri Madin, FKDT Wadul Wabup dan Kemenag

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

50 Universitas Ikuti Pameran Pendidikan di Rembang

Selasa, 17 Januari 2023 | 21:04 WIB
X