Keren, Koleksi Guru Tatabusana SMK Salafiyah Tampil di Ajang SBF

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 17:36 WIB
Sejumlah model tampak mengenakan koleksi dari Bintari Kustianingrum di ajang Solo Batik Fashion baru-baru ini. (suaramerdeka-muria.com/dok)
Sejumlah model tampak mengenakan koleksi dari Bintari Kustianingrum di ajang Solo Batik Fashion baru-baru ini. (suaramerdeka-muria.com/dok)

PATI,suaramerdeka-muria.com – Koleksi dari seorang guru kejuruan tatabusana di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Salafiyah turut dilirik di momen Solo Batik Fashion. Kreasi dari Bintari Kustianingrum itu ditampilkan bersama sejumlah desainer besar tanah air.

Dalam SBF di tahun 2022 ini sendiri diikuti sejumlah desainer baik dari dalam maupun luar negeri.

Sejumlah nama besar dalam dunia fashion seperti Itang Yunasz dari Jakarta, Lia Afif dari Surabaya, Aam Kekean dan Cok Abi dari Denpasar, Sugeng Waskito, Vitalia Pamoengkas, Zam Wawir, Dadang Koesdarto dari Yogyakarta serta Rorry Wardana, Joko SSP, Tuty Adib dari Solo ikut meramaikan even fashion bergengsi di Solo tersebut.

Baca Juga: Hari Batik : Batik Khas Pati Jadi Tren di Eropa

Tak hanya itu, desainer dari luar negeri seperti dari Malaysia, Belanda dan Korea juga turut menampilkan karyanya. Begitu pula untuk desainer muda tanah air.

Diantara yang ikut terpilih untuk menampilkan karyanya itu seperti Bintari Kustianingrum, desainer asal Pati yang juga guru kejuruan tata busana di SMK Salafiyah. Pemilik brand Attamoda8 itu bahkan dipercaya satu panggung dengan Itang Yunaz.

“Saya menampilkan delapan busana yang bertemakan Dejavu. Tema itu saya pilih karena seperti kembali berada di situasi serupa dimana batik klasik selalu menjadi pilihan berbusana di berbagai kesempatan di masa lalu,”terang Bintari kepada Suara Merdeka.

Baginya sendiri, batik tidak hanya tentang keindahan selembar kain, namun juga bisa menjelajah waktu di masa lalu dengan sejarah dan lintas generasi.

“Pada koleksi kali ini attamoda8 membuat padu cutting yang simpel dan padupadan yang luwes sehingga batik menjelma menjadi busana casual dengan kesan modern dan unik. Bersandingan dengan motif klasik dari sebuah cerita masa lalu,”tambahnya. 

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tiba-tiba Desa di Pati Ini Diterjang Banjir Bandang

Senin, 28 November 2022 | 10:16 WIB

HGN 2022, MTs Negeri 1 Pati Luncurkan Buku Karya Guru

Minggu, 27 November 2022 | 23:29 WIB
X