Jadi Korban Arisan Bodong, Sejumlah Biduan di Kudus Lapor Polisi

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 06:55 WIB
Salah seorang korban lelang arisan bodong berbincang dengan Kanit I Satreskrim Polres Kudus Ipda Shidqy Fauzan (kanan) saat melapor ke Mapolres Kudus, Senin (3/10). (suaramerdeka-muria.com/Saiful Annas)
Salah seorang korban lelang arisan bodong berbincang dengan Kanit I Satreskrim Polres Kudus Ipda Shidqy Fauzan (kanan) saat melapor ke Mapolres Kudus, Senin (3/10). (suaramerdeka-muria.com/Saiful Annas)

KUDUS,suaramerdeka-muria.com – Sejumlah biduan dan musisi panggung di Kabupaten Kudus melaporkan EP, seorang MC di Kabupaten Kudus ke Polres Kudus, Senin (3/10). Mereka mengaku menjadi korban lelang arisan bodong yang dikelola EP.

Total kerugian para korban diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Korban yang datang ke Polres Kudus mengaku menderita kerugian belasan hingga puluhan juta rupiah.

Baca Juga: Nasabah Asal Semarang Raih Hadiah Utama Tabungan Arisan Milenial BPR JAS

Eka Sapta Pertiwi (38), warga RT 4 RW 7 Desa Jepang Pakis, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus menuturkan, ada sekitar 60-an warga Kudus yang menjadi peserta lelang arisan yang dikelola EP.

Mereka terdiri atas musisi, biduan, pengusaha catering, dan fotografer. “Bahkan tidak hanya dari Kudus saja, informasi yang masuk ke kami ada juga peserta lelang arisan yang berasal dari Pati dan Semarang,” katanya.

Eka menuturkan, awalnya ia dan rekan-rekannya tak curiga karena pencairan arisan berjalan lancar. Ia yang mengaku sudah beberapa kali mendaftar lelang arisan, mendapat keuntungan dari pencairan.

“Di awal-awal pencairan lancar. Saya nanam uang tiga kali sejak Juni 2022 dengan total sekitar Rp 27 juta, mendapat pencairan mencapai Rp 43 juta. Karena pencairan lelang arisan lancar, saya dan teman-teman pun tertarik,” katanya.

Namun pada pendaftaran berikutnya, uang lelang arisan tak kunjung cair. Eka mengaku menderita kerugian hingga Rp 62 juta. “Kami sudah mencoba hubungi baik-baik. Pada tanggal 19 September saya juga masih transfer uang, tetapi ternyata sorenya sudah kabur tidak bisa diihubungi lagi,” katanya.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

46 Desa di Kudus Miliki Satgas Adat, Ini Tugasnya

Rabu, 23 November 2022 | 22:15 WIB

Ratusan Buruh Rokok asal Jepara Dapat BLT DBHCT

Kamis, 17 November 2022 | 19:09 WIB

Kirab Kebangsaan Ramaikan Maulid dan Haul Mbah Datuk

Minggu, 13 November 2022 | 20:19 WIB
X