Hari Batik : Batik Khas Pati Jadi Tren di Eropa

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 06:00 WIB
Batik milenial yang merupakan produk batik khas Pati menjadi bahan untuk peragaan busana di Belanda. (suaramerdeka-muria.com/Moch Noor Efendi)
Batik milenial yang merupakan produk batik khas Pati menjadi bahan untuk peragaan busana di Belanda. (suaramerdeka-muria.com/Moch Noor Efendi)

PATI, suaramerdeka-muria.com - Perkembangan batik di Pati semakin menjanjikan.

Tidak hanya diminati di banyak daerah di Indonesia, batik khas Pati bahkan telah menembus pasar internasional.

Batik dengan label milenial, belakangan banyak diminati kalangan muda di Eropa.

Salah satu hasil kreasi batik khas Pati itu, telah diekspor ke Belanda dan Jerman.

Perajin batik khas Pati Tamzis Al Anas mengemukakan, batik milenial bercorak sederhana dengan warna biru (wedel).

Batik tulis tersebut menggunakan pewarna alami.

"Peminatnya anak muda. Tren juga di sejumlah kampus di Belanda dan Jerman," ujarnya perajin batik Yuliati Warno asal Desa Langgenharjo, Kecamatan Juwana ini, Jumat (30/9).

Dari sisi harga, batik milenial sama dengan rata-rata batik yang di jual di pasaran dalam negeri.

Itu lantaran motif batiknya sederhana dan hanya satu warna.

"Dari sini kami melempar dengan harga antara Rp 300 ribu sampai Rp 3 juta. Kerumitan motif memengaruhi harga," katanya.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Banjir Pati : Penanganan Bencana Butuh Kajian Serius

Jumat, 2 Desember 2022 | 21:52 WIB

Tiga Santri Pati Lolos Porsadin Tingkat Nasional

Rabu, 30 November 2022 | 22:27 WIB

UMK Pati 2023 Direkomendasikan Naik, Jadi Rp 2,1 Juta

Rabu, 30 November 2022 | 07:50 WIB

Tiba-tiba Desa di Pati Ini Diterjang Banjir Bandang

Senin, 28 November 2022 | 10:16 WIB

HGN 2022, MTs Negeri 1 Pati Luncurkan Buku Karya Guru

Minggu, 27 November 2022 | 23:29 WIB
X