Bupati Rembang Blak-blakan Soal Polemik Pemindahan Pasar, Singgung Model Semi-Modern hingga Paguyuban Pedagang

- Sabtu, 1 Oktober 2022 | 10:57 WIB
Bupati Rembang saat ditanya mengenai rencana pemindahan Pasar Rembang. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)
Bupati Rembang saat ditanya mengenai rencana pemindahan Pasar Rembang. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka-muria.com – Polemik soal rencana pemindahan Pasar Rembang terus mengemuka ke publik hingga saat ini.

Polemik secara garis besar mengerucut pada dua hal, setuju pasar dipindah dan tidak setuju pasar dipindah.

Atas kondisi itu, Bupati Rembang Abdul Hafidz blak-blakan soal perkembangan terkini polemik rencana pemindahan pasar yang berlokasi di kawasan Desa Sumberjo Rembang itu.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mengungkapkan, pembangunan Pasar Rembang merupakan program prioritas pemerintah pusat.

Rencana pembangunan pasar tersebut sudah masuk Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 2019.

Berdasarkan regulasi tersebut, pemerintah pusat siap membackup dari sisi anggaran atas pelaksanaan pembangunan pasar.

Hafidz juga mengklaim segala persyaratan atas rencana pembangunan Pasar Remabng sudah lengkap.

Persyaratan itu meliputi studi kelayakan, perencanaan dan Detail Engineering Design (DED) pembangunan.

Satu hal yang sampai saat ini mengganjal, kata Hafidz, adalah soal komunikasi dengan paguyuban pedagang.

Baca Juga: Santri Sarang yang Terseret Ombak Ditemukan, Dimakamkan di Komplek Pondok Hari Ini

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Diburu Warga, STB Langka. Harganya Juga Melejit

Selasa, 6 Desember 2022 | 17:46 WIB

Apindo Siap Gugat Usulan UMK Kabupaten Rembang 2023

Kamis, 1 Desember 2022 | 18:39 WIB

Pemerintah Daerah Diminta Tidak Buat Pabrik Gula

Rabu, 30 November 2022 | 14:48 WIB
X