Museum Kajen Mbah Ahmad Mutamakkin, Simpan Manuskrip Kuno hingga Artefak Masjid Kajen

- Kamis, 29 September 2022 | 07:53 WIB
Seorang pengelola saat memperlihatkan sejumlah koleksi Museum Kajen Mbah Ahmad Mutamakkin. (suaramerdeka-muria.com/Beni Dewa)
Seorang pengelola saat memperlihatkan sejumlah koleksi Museum Kajen Mbah Ahmad Mutamakkin. (suaramerdeka-muria.com/Beni Dewa)

PATI,suaramerdeka-muria.com – Pada salah satu Masjid Jami’ Kajen kini terdapat sebuah museum. Meski tak begitu besar, namun museum itu menyimpan peninggalan bersejarah yang begitu penting. Terlebih tentang sejarah perkembangan Islam di Pati khususnya akan perjalanan Mbah Ahmad Muttamakin.

Museum itu berada di lantai atas area wudhu utara Masjid Jami’ Kajen. Di dalam ruangan itu tampak sejumlah peninggalan yang begitu menarik. Di sebuah etalase terdapat sebuah maket yang memperlihatkan masjid Kajen tempo dulu.

Sementara di bagian tengah ada satu setalase besar. Didalamnya terdapat sebuah mustaka masjid Kajen yang kedua, gandok atau tempat mencuci kaki, hingga tatakan sentir. Kesemuanya dulunya digunakan di masjid yang didirikan oleh Mbah Mutamakkin tersebut.

Baca Juga: Mengenal Kidungan Teks Pakem Kajen, Tradisi Penyampaian Ajaran Waliyullah Mbah Mutamakkin

Di dinding sisi utara terdapat sejumlah kitab yang disimpan di sejumlah pigura. Meski bukan aslinya, namun itu merupakan salinan manuskrip peninggalan dari Mbah Mutamakkin.

Diantaranya Serat Cebolek (tahun 1800an) yang mengisahkan tentang pengadilan Mbah Mutamakkin versi kraton, Arsyul Muwahiddin (tahun 1700an) yang berisi tentang tarekat dan ajaran Mbah Ahmad Mutamakkin,

Selain itu juga ada Suluk Alif atau dikenal juga teks Pakem Kajen (tahun 1800an) yang menceritakan tentang kisah hidup Mbah Ahmad Mutamakkin dan kisah keteladanannya sebagai seorang muslim. Manuskrip itu menceritakan sesuai versi dari Kajen.

Tak hanya itu, di museum itupun tersimpan cukup banyak benda bersejarah lainnya. Seperti foto masyayikh, foto ornament masjid jami’ Kajen yang merupakan peninggalan Mbah Ahmad Mutamakkin serta masih banyak lainnya. Termasuk sebuah infografis tentang Mbah Ahmad Mutamakkin.

Zuli Rizal, ketua Museum Kajen Mbah Ahmad Mutamakkin mengatakan, museum tersebut berdiri sejak 6 Agustus 2022 atau bertepatan Haul Mbah Mutamakkin yakni di 9 Muharram 1444.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Banjir Pati : Penanganan Bencana Butuh Kajian Serius

Jumat, 2 Desember 2022 | 21:52 WIB

Tiga Santri Pati Lolos Porsadin Tingkat Nasional

Rabu, 30 November 2022 | 22:27 WIB

UMK Pati 2023 Direkomendasikan Naik, Jadi Rp 2,1 Juta

Rabu, 30 November 2022 | 07:50 WIB

Tiba-tiba Desa di Pati Ini Diterjang Banjir Bandang

Senin, 28 November 2022 | 10:16 WIB

HGN 2022, MTs Negeri 1 Pati Luncurkan Buku Karya Guru

Minggu, 27 November 2022 | 23:29 WIB
X