Temuan Kasus TBC di Pati Masih Tinggi, Ini Pemicunya

- Kamis, 29 September 2022 | 07:47 WIB
Kader Mentari Sehat Indonesia Pati saat menggelar sosialisasi terkait TBC. (suaramerdeka-muria.com/Beni Dewa)
Kader Mentari Sehat Indonesia Pati saat menggelar sosialisasi terkait TBC. (suaramerdeka-muria.com/Beni Dewa)

PATI, suaramerdeka-muria.com – Temuan kasus penyakit tuberculosis di Pati rupanya masih tinggi. Setiap tahunnya masih ditemukan lebih dari seribu kasus. Sementara prosentase kesembuhannya baru berkisar antara 70-80 persen.

Data itu seperti diungkapkan Moh Yasir Al Imron, kordinator penanggulangan TB Kabupaten Pati dari Mentari Sehat Indonesia.

Dari data temuan kasus di tahun 2021, suspek yang ditemukan mencapai 1.500 orang, kasus baru ditemukan sebanyak 380 orang, dan TBC resisten obat (RO) sebanyak 20 orang serta TBC anak sebanyak 60 kasus.

Baca Juga: Peringati Haornas 2022, Permandes Pati Galakkan Semangat Bersepeda

Hingga saat ini pihaknya juga menyebutkan jika investigasi kontak yang berhasil dilakukan 781 orang. Investigasi kontak ini kader yang menyasar orang-orang terdekat dari temuan kasus.

“Misalnya keluarga dalam satu rumah dan tetangga dekat. Yang diketahui tertular dilakukan penanganan. Yang negatif juga tetap mendapat penanganan, namanya terapi pencegahan TBC (TPT). Pada tahun 2021 ada sebanyak 15 orang yang menjalani TPT,”tegasnya.

Tak hanya kasus di tahun 2021 saja, di tahun 2022 temuannya juga cukup tinggi. Sepanjang Januari hingga Juni ditemukan sebanyak 1.509 suspek TBC, kasus baru hingga 378, investigasi kontak 643 orang, TBC anak 70 kasus dan TBC dengan resisten obat sampai 24 kasus. Sementara terapi pencegahan hingga 25 orang.

“Belum lagi temuan dari Juli sampai Agustus ini. Kami sudah menemukan 843 suspek, 161 kasus baru, kasus TBC anak 25 kasus,  investigasi kontak 223 orang, dan terapi pencegahan 11 orang,”imbuhnya.

Dengan kasus itupun dia mengatakan perlu penanganan yang serius. Apalagi angka kesembuhan masih butuh ditingkatkan yakni di angka 70 hingga 80 persen. Sedangkan idealnya mampu di angka 90-100 persen.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Banjir Pati : Penanganan Bencana Butuh Kajian Serius

Jumat, 2 Desember 2022 | 21:52 WIB

Tiga Santri Pati Lolos Porsadin Tingkat Nasional

Rabu, 30 November 2022 | 22:27 WIB

UMK Pati 2023 Direkomendasikan Naik, Jadi Rp 2,1 Juta

Rabu, 30 November 2022 | 07:50 WIB

Tiba-tiba Desa di Pati Ini Diterjang Banjir Bandang

Senin, 28 November 2022 | 10:16 WIB

HGN 2022, MTs Negeri 1 Pati Luncurkan Buku Karya Guru

Minggu, 27 November 2022 | 23:29 WIB
X