Doa Alim Ulama untuk Kudus, Momentum Hari Jadi Tunjukkan Beragam Prestasi

- Sabtu, 24 September 2022 | 06:08 WIB
Bupati Kudus HM Hartopo bersama para alim ulama saat acara Kenduren memperingati Hari Jadi ke 473 Kota Kudus. (suaramerdeka-muria.com/Beni Dewa
Bupati Kudus HM Hartopo bersama para alim ulama saat acara Kenduren memperingati Hari Jadi ke 473 Kota Kudus. (suaramerdeka-muria.com/Beni Dewa

“Mari kuatkan persaudaraan, menjaga toleransi, sehingga selalu hidup berdampingan dengan damai. Kita bangun Kudus berdaya guna,”ujarnya.

Bupati pun berharap peringatan hari jadi kali ini bisa membawa optimisme kebangkitan di semua bidang. Perekonomian Kudus terus membaik meski pernah dihantam pandemi dan di tengah ketidakpastian perekonomian dunia.

“Kami bersyukur lewat gotong royong, kita bisa berhasil menghadapi pandemi hingga di akhir tahun mampu melandai ditandani dengan zero kasus. Bahkan upaya kita mendapat apresiasi melalui Indonesia Awards kategori Public Health Care,”ujarnya.

Baca Juga: Sah! Parijoto, Sate Kebo, dan Joglo Pencu Jadi Kekayaan Intelektual Kudus

Melalui momen hari jadi, Hartopo mengajak seluruh stakeholder untuk mempertajam kolaborasi menuju Kudus yang lebih berdaya guna.Hartopo memiliki harapan besar jika Kudus menjadi peradaban baru.

Di sektor perekonomian, Kudus punya 17 ribu pelaku UMKM yang bisa menjadi pondasi Kabupaten Kudus untuk berdikari. Kudus mampu melahirkan pelajar yang berdaya saing di kancah nasional bahkan internasional.

Dalam bidang pemerintahan, Pemkab Kudus mendapatkan apresiasi dari Kementerian Keuangan melalui Penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian 10 kali berturut-turut. Hartopo pun mengapresiasi kinerja para ASN yang senantiasa bekerja dengan profesional.

Pada momen hari jadi ini, Kudus turut mendapat kado spesial yakni surat pencatatan inventarisasi kekayaan intelektual komunal Pengetahuan Tradisional (PT) Sate Kebo, kekayaan intelektual komunal Sumber Daya Genetik (SDG) Parijoto, dan kekayaan intelektual komunal Ekspresi Budaya Tradisional (EBT) Joglo Pencu. Ketiga surat tersebut diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (Dirjen KI) Kementerian Hukum dan HAM

 

 

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X