Besuk Mahasiswa Rembang Bergerak, Demonstrasi Tolak Kenaikan BBM, Ada Enam Sikap

- Rabu, 7 September 2022 | 19:23 WIB
Seruan aksi demonstrasi menolak kenaikan BBM oleh mahasiswa PMII Rembang. (suamerdeka-muria.com/PMII Rembang)
Seruan aksi demonstrasi menolak kenaikan BBM oleh mahasiswa PMII Rembang. (suamerdeka-muria.com/PMII Rembang)

REMBANG, suaramerdeka-muria.com – Mahasiswa Rembang yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) memastikan akan menggelar aksi demonstrasi menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang saat ini sudah dilakukan pemerintah.

Rencananya, aksi demonstrasi akan digelar pada Kamis 8 September 2022 dengan kekuatan massa hingga ratusan mahasiswa.

Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Pengurus PMII Rembang, Rabu 7 September 2022, aksi demonstrasi akan dimulai pada pukul 08.00 WIB.

Titik kumpulnya adalah Alun-alun Rembang.

Dari sana, selanjutnya mahasiswa akan melakukan long march menuju depan Gedung DPRD Rembang.

Ketua PMII Rembang, Farid Muhammad Nur Azmi menyatakan, aksi demonstrasi ini merupakan bagian dari upaya penolakan terhadap kenaikan BBM yang dilakukan pemerintah.

Pihaknya menolak BBM naik lantaran kondisi perekonomian masyarakat belum sepenuhnya pulih setelah lepas dari pandemi Covid-19 selama dua tahun.

“Kemungkinan kami berkekuatan hingga 150 orang. Titik kumpul di Alun-alun Rembang mulai pukul 08.00 WIB,” kata Farid.

Ada enam sikap yang akan disuarakan oleh mahasiswa PMII Rembang terkait dengan kenaikan harga BBM.

Baca Juga: Kabar Duka, Nelayan Rembang Tewas di Atas Kapal Saat Melaut, Begini Kronologinya

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Apindo Siap Gugat Usulan UMK Kabupaten Rembang 2023

Kamis, 1 Desember 2022 | 18:39 WIB

Pemerintah Daerah Diminta Tidak Buat Pabrik Gula

Rabu, 30 November 2022 | 14:48 WIB
X