Viral Ambulans Kecelakaan di Kudus, Sopir Sebut Bawa Pasien Kritis

- Senin, 19 Juli 2021 | 15:39 WIB
Manajer Lazizmu Abdul Latif memberikan penjelasan kepada petugas Unitlaka Satlantas Polres Kudus terkait kecelakaan di bangjo Pekojan, Senin (19/7) siang. (suaramerdeka.com/Anton WH)
Manajer Lazizmu Abdul Latif memberikan penjelasan kepada petugas Unitlaka Satlantas Polres Kudus terkait kecelakaan di bangjo Pekojan, Senin (19/7) siang. (suaramerdeka.com/Anton WH)

KUDUS, suaramerdeka-muria.com – Mobil ambulans Lembaga amil zakat, infak dan shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Kudus yang terlibat kecelakaan di perempatan Pekojan, Kudus, Minggu (18/7) pagi pukul 07.00, dalam kondisi darurat karena mengangkut pasien Covid 19 kritis.

Kejadian itu sempat viral karena sopir diduga ugal-ugalan dan melakukan tabrak lari.

Sopir Ambulans Lazismu, Faturahman (34), warga Pasuruhan Lor, Kecamaan Jati, mengatakan, saat itu ia membawa pasien yang mengalami penurunan saturasi dari 50 persen menjadi 40 persen. Kabar terkini, pasien asal Mlonggo Jepara, Sobirin (60) yang dibawa ambulans setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit akhirnya akhirnya meninggal dunia, Senin (19/7) pagi.

BACA JUGA : Tidak Berjalan Optimal, Program Jogo Tonggo di Pamotan Jadi “Rasan-rasan” Warga

Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma melalui Kasatlantas AKP Galuh Pandu dan Kanitlaka Ipda Firman Abit, mengemukakan hal tersebut, Senin (19/7) siang. Kecelakaan di perempatan Pekojan sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

''Kedua belah pihak sudah saling menerima,'' katanya.

Hasil pemeriksaan aparat, ambulans Inova K8916K melaju dari arah Mlonggo, Kabupaten Jepara (barat-red) ke Rumah Sakit Aisyah (timur-red) dengan kecepatan sedang. Saat mendekati bangjo Pekojan, lampu pengatur lalu lintas menyala merah.

Pengemudi berinsiatif mengambil jalur kanan untuk mempersingkat waktu ke rumah sakit. ''Pasien dalam kondisi darurat,'' kata Firman mendasarkan hasil pemeriksaan.

Saat bersamaan sepeda motor K4675KR  yang dikendarai Jumanto (37), penduduk Desa Kaliputu, Kecamaan Kota melintas dari utara ke selatan. Kecelakaan tidak dapat dihindari, meskipun ambulans berusaha membanting setir.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Realisasi Bulan Dana PMI Kudus Capai Rp 925,6 Juta

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 10:46 WIB

Gentamas, Kreasikan Batik dari Cerita Rakyat Kudus

Senin, 26 September 2022 | 06:18 WIB

KIHT Kudus Bakal Tambah Tiga Gedung

Senin, 26 September 2022 | 06:04 WIB

Pecah! Warga Tumpah Ruah Saksikan Kudus Fashion Art

Sabtu, 24 September 2022 | 07:03 WIB
X