Mahasiswa KKN Unisnu Dampingi Digital Marketing UMKM Kalipucang Kulon

- Sabtu, 3 September 2022 | 08:44 WIB
Tim KKN Unisnu Jepara Kelompok 24 di Desa Kalipucang Kulon, Kecamatan Welahan, Jepara menyerahkan katalog kepada mitra dampingan pemilik CV Rotan Indah Jepara Muhammad Nawirudin. (suaramerdeka-muria.com/Sukardi)
Tim KKN Unisnu Jepara Kelompok 24 di Desa Kalipucang Kulon, Kecamatan Welahan, Jepara menyerahkan katalog kepada mitra dampingan pemilik CV Rotan Indah Jepara Muhammad Nawirudin. (suaramerdeka-muria.com/Sukardi)

Berangkat dari masalah tersebut, Tim KKN berinisiatif untuk membuat program kerja dalam kegiatan pendampingan ini. Diantaranya yakni pendampingan dalam pembuatan dan pengelolaan marketplace, pembenahan feed instagram dan fanspage di Facebook, pembuatan logo, editing foto produk sampai pembuatan katalog mebel dan handy craft CV Rotan Indah Jepara

Salah satu program untuk menunjang kegiatan pendampingan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Mahasiswa KKN Kelompok 24 Desa Kalipucang berkolaborasi dengan kelompok KKN  di tiga desa lainnya (di Kecamatan Welahan) Kalipucang Wetan, Bugo, dan Guwosobokerto untuk mengadakan Pelatihan Bussiness Model Canvas (BMC), Digital Marketing dan Packaging yang difasilitasi oleh Dosen Manajemen Marketing Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNISNU diikuti oleh UMKM di Kecamatan Welahan. 

Baca Juga: Mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang Bantu Pemasaran Produk UMKM Desa Jepangrejo Blora

Mendapatkan pendampingan Tim KKN Unisnu, pemilik CV Rotan Indah Jepara Muhammad Nawirudin mengaku sangat beruntung.

Selain mendapatkan tambahan ilmu, juga pengembangan teknologi informasi, yang dapat mengembangkan perusahaan.

"Jujur saja saya tidak mempunyai skill marketing, karena dunia marketing itu kan luas jadi saya tidak menguasai seluruhnya,’’ ujarnya, saat penyerahan katalog perusahaan dari Tim KKN, di tempat usahanya, Rabu (31/8) lalu..

Muhammad Nawirudin menjelaskan, yang biasa dia  lakukan slama ini, hanya mengunggah foto produk hasil jepretan kamera HP ke Instagram dan Facebook, tapi belum terkonsep dan tertata rapi.

‘’Dan saya juga belum mempunyai akun Tokopedia seperti rekan-rekan bisnis saya yang lainnya," imbuhnya. 

Dia sangat senang setelah mendapatkan pemdampingan Tim KKN Unisnu, ilmunya semakin bertambah.

"Saya jadi tahu perkembangan ilmu marketing dan tidak stagnan, karena saat saya kuliah belum ada, dan sekarang ada tambahan ilmu baru," ungkap owner CV Rotan Indah Jepara itu. 

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X