DPRD Jepara Rasionalisasi Belanja Pegawai

- Selasa, 23 Agustus 2022 | 05:30 WIB
Ketua DPRD Kabupaten Jepara Haizul Ma’arif  bersama dua Wakil Ketua Pratikno dan KH Nuruddin Amin menyerahkan Nota Kesepakatan persetujuan Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2022 kepada Penjabat Bupati Jepara Edy, Senin (22/8). (suaramerdeka-muria.com/Sukardi)
Ketua DPRD Kabupaten Jepara Haizul Ma’arif bersama dua Wakil Ketua Pratikno dan KH Nuruddin Amin menyerahkan Nota Kesepakatan persetujuan Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2022 kepada Penjabat Bupati Jepara Edy, Senin (22/8). (suaramerdeka-muria.com/Sukardi)

JEPARA,suaramerdeka-muria.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jepara memberikan persetujuan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) Tahun Anggaran 2022.

Persetujuan diberikan pada Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Haizul Ma’arif bersama dua Wakil Ketua Pratikno dan KH Nuruddin Amin di Gedung Dewan, Senin (22/8).

Dari eksekutif, hadir  Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta bersama Sekretaris Daerah (Sekd) Edy Sujatmiko, serta para kepala perangkat daerah. Rapat paripurna juga disaksikan perwakilan unsur Forkopimda.

 Baca Juga: Pendapatan Jepara Turun Rp 42 Miliar, Ini Peyebabnya

Seperti diberitakan sebelumnya, Rancangan Perubahan KU APBD  PPAS Tahun Anggaran 2022 disampaikan Penjabat Bupati Jepara, 16 Agustus 2022 lalu.

Persetujuan tercapai, setelah dilakukan pembahasan bersama kedua pihak. Dalam pembahasan itu, Legislatif diwakili Badan Anggaran DPRD Kabupaten Jepara. Sedang Eksekutif diwakili Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang diketuai Sekda Edy Sujatmiko.

Dalam pembahasan itu, DPRD Kabupaten Jepara merasionalisasi belanja pegawai Rp 4 miliar. Dalam angka yang diajukan Pemerintah Kabupaten Jepara, belanja pegawai semula diproyeksikan Rp1,027 triliun. 

“Hasil pembahasan menjadi Rp1,023 triliun, berkurang Rp4 miliar,” kata pelapor Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Jepara Agus Sutisna, pada rapat paripurna.

Selain merasionalisasi proyeksi belanja pegawai, Banggar dan TAPD juga menyepakati kenaikan proyeksi pendapatan sebesar Rp 5 miliar.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X