Keluarga Ungkap Harapan dan Kondisi Terkini Santri Sarang yang Jadi Korban Pembakaran

- Minggu, 21 Agustus 2022 | 14:56 WIB
Ilustrasi garis polisi di TKP. (pixabay)
Ilustrasi garis polisi di TKP. (pixabay)

Suaramerdeka-muria.com – Keluarga AM (21), santri sebuah pondok pesantren di Kecamatan Sarang Rembang yang menjadi korban pembakaran oleh oknum santri lainnya yang bertugas sebagai keamanan mengungkap harapan dari pihak keluarga.

Suaramerdeka-muria.com mewawancarai kakak kandung AM, yang bernama Ahmad Muzakki.

Ahmad Muzakki ini merupakan orang yang melaporkan kasus tersebut ke Mapolres Rembang.

Kepada wartawan, Minggu 21 Agustus 2022, Muzakki menyatakan, harapan keluarga kasus ini bisa diselesaikan melalui jalur hukum.

Hal itu menimbang atas luka bakar yang diderita oleh adiknya serta jeritan dari keluarga.

Ia berharap kasus ini diselesaikan secara hukum agar sebagai pembelajaran di kemudian hari tidak terjadi lagi kasus serupa sebagaimana menimpa adiknya yang menjadi korban.

“Harapannya tetap di jalur hukum. Harapannya hukum setimpal, kalau bisa seumur hidup, menimbang luka dari adik dan keluarga saya. Sebab luka (korban) sampai 80 persen,” terang Muzakki.

Muzakki mengatakan, mediasi sudah pernah dilakukan.

Baca Juga: Santri Sarang Pembakar Temannya Terancam 12 Tahun Penjara

Baca Juga: Geger, Santri Sarang Dibakar Temannya gegara Puntung Rokok, Begini Kronologi Lengkapnya

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemerintah Daerah Diminta Tidak Buat Pabrik Gula

Rabu, 30 November 2022 | 14:48 WIB
X