Pendapatan Jepara Turun Rp 42 Miliar, Ini Peyebabnya

- Kamis, 18 Agustus 2022 | 08:51 WIB
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Jepara dengan agenda pengajuan Rancangan Perubahan KUA PPAS Tahun 2022 oleh Penjabat Bupati Jepara di Gedung Dewan, Selasa (16/8). (suaramerdeka-muria.com/Sukardi)
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Jepara dengan agenda pengajuan Rancangan Perubahan KUA PPAS Tahun 2022 oleh Penjabat Bupati Jepara di Gedung Dewan, Selasa (16/8). (suaramerdeka-muria.com/Sukardi)

JEPARA,suaramerdeka-muria.com - Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta, menyampaikan usulan Perubahan Kebijakan Umum APBD serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) Tahun 2022 kepada DPRD. Penyampaian usulan dalam Rapat Paripurna yang dipimpin tersebut, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Haizul Ma’arif bersama dua wakilnya, Junarso dan Pratikno, di Gedung Dewan, Selasa (16/8).

Pj Bupati Edy Supriyanta menyatakan, ada tujuh alasan  yang mendasari diajukannya rancangan Perubahan KUA-PPAS Tahun 2022.

Alasan pertama, terdapat perubahan besaran dana bagi hasil cukai dan hasil tembakau (DBHCHHT) dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Kedua, diterimanya alokasi belanja bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Baca Juga: DPRD Setujui KUA PPAS Kabupaten Jepara Tahun 2023

Lalu ketiga, terbitnya ketentuan Menteri Kesehatan RI terkait pemberian insentif dan santunan kematian bagi tenaga kesehatan, serta pengangkatan dan penempatan tenaga relawan bidang kesehatan yang menangani Covid-19.

“Keempat, adanya penyesuaian pada alokasi dan peruntukan belanja tidak terduga,” tambah Edi Supriyanta. 

Alasan kelima, instruksi Menteri Dalam Negeri terkait penanganan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Keenam, adanya penambahan sub-kegiatan, kinerja, indikator, dan satuan berdasarkan surat Sekjen Kemendagri. Sedangkan alasan ketujuh, ada perubahan asumsi atau proyeksi pendapatan, belanja, dan pembiayaan lainnya. 

Menurut Pj Bupati Edy, perubahan KUA PPAS Tahun 2022, merupakan embrio rancangan perubahan APBD Kabupaten Jepara tahun yang sama. Dalam usulan Edy Supriyanta, pendapatan diproyeksikan sebesar Rp2,37 triliun, turun sebesar Rp 42 miliar dari penetapan sebesar Rp2,4 triliun. 

Belanja direncanakan naik Rp36 miliar, dari penetapan sebesar Rp2,58 triliun menjadi Rp2,617 triliun. Selanjutnya penerimaan pembiayaan yang pada APBD penetapan sebesar Rp 190,8 miliar, direncanakan menjadi Rp269,19 miluiar, atau naik sebesar Rp78,36 miliar. Sedangkan pengeluaran pembiayaan diproyeksikan sama dengan penetapan, yaitu sebesar Rp25 miliar.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pameran Krenova, Meriahkan Peringatan Hakteknas Ke-27

Selasa, 22 November 2022 | 11:36 WIB

HAB ke-77 Kementerian Agama Dimeriahkan Banyak Kegiatan

Selasa, 22 November 2022 | 06:17 WIB

Ketua DPRD Hibahkan Ambulans Untuk Pelayanan Gratis

Senin, 21 November 2022 | 16:57 WIB

Tekan Inflasi, Pemkab Jepara Gelar Bazar Pangan Murah

Jumat, 18 November 2022 | 14:30 WIB

Pesantren Balekambang Helat Halaqah Fiqih Peradaban

Selasa, 15 November 2022 | 06:30 WIB
X