Banding, Bank Mandiri Kalah Lagi di Kasus Pembobolan Rekening Nasabah Rp 5,8 Miliar

- Selasa, 16 Agustus 2022 | 13:29 WIB
Humas PN Kudus Rudi Hartoyo. (suaramerdeka-muria.com/Saiful Annas)
Humas PN Kudus Rudi Hartoyo. (suaramerdeka-muria.com/Saiful Annas)

KUDUS,suaramerdeka-muria.com - Bank Mandiri kembali kalah pada tingkat banding di Pengadilan Tinggi Jawa Tengah dalam kasus pembobolan tabungan nasabahnya.

Dalam amar putusan banding atas kasus itu, Pengadilan Tinggi Jawa Tengah menguatkan putusan PN Kudus Nomor 59/Pdt.G/2021/PN KDS.

Bank Mandiri kalah dalam persidangan tingkat banding di Pengadilan Tinggi Jawa Tengah atas kasus raibnya uang tabungan nasabah, Moch Imam Rofi'i (30), warga Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus senilai Rp 5,8 miliar.

Baca Juga: Kalah di Persidangan Pembobolan Rekening Nasabah, Ini Langkah Bank Mandiri

Humas PN Kudus Rudi Hartoyo mengatakan, putusan banding ini menunjukkan keputusan PN Kudus dalam kasus itu sudah benar.

"Meski sudah bisa diakses secara online, kami masih menunggu putusan lengkap amar putusan banding ini," katanya, Selasa (16/8).

Dengan putusan ini, Bank Mandiri harus mengembalikan tabungan nasabanya, Moch Imam Rofi'i senilai Rp 5,8 miliar yang raib.

Hanya saja, Bank Mandiri masih memiliki kesempatan untuk mengajukan kasasi dalam 14 hari setelah menerima putusan banding tersebut.

"Kasasi bisa diajukan dalam 14 hari setelah menerima putusan banding ini. Jika tidak mengajukan kasasi, nanti bisa ke proses eksekusi," katanya.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gentamas, Kreasikan Batik dari Cerita Rakyat Kudus

Senin, 26 September 2022 | 06:18 WIB

KIHT Kudus Bakal Tambah Tiga Gedung

Senin, 26 September 2022 | 06:04 WIB

Pecah! Warga Tumpah Ruah Saksikan Kudus Fashion Art

Sabtu, 24 September 2022 | 07:03 WIB
X