Ada Kebo 'Bule' Ikut Kirab Buka Luwur Makam Sunan Kudus

- Minggu, 31 Juli 2022 | 22:10 WIB
Seekor kebo bule dikirab bersama gunungan dari Pemkab Kudus dan 64 pemangku punden dan belik pada tradisi buka luwur makam Sunan Kudus, Minggu (31/7). (suaarmerdeka-muria.com/Saiful Annas)
Seekor kebo bule dikirab bersama gunungan dari Pemkab Kudus dan 64 pemangku punden dan belik pada tradisi buka luwur makam Sunan Kudus, Minggu (31/7). (suaarmerdeka-muria.com/Saiful Annas)

KUDUS,suaramerdeka-muria.com – Seekor kebo bule ikut kirab buka luwur Makam Sunan Kudus, Minggu (31/7) siang. Kebo bule itu dipegang dua orang “pawang” berjalan sepanjang rute kirab dari Pendapa Kabupaten Kudus menuju makam Sunan Kudus.

Kirab buka luwur itu diikuti sebanyak 64 pemangku punden (makam tokoh) dan belik (sumber mata air) di Kabupaten Kudus.

Menariknya, tradisi buka luwur makam Sunan Kudus menjadi momentum menghapus sekat pemisah Kudus Kulon (barat) dan Kudus Wetan (timur). Hasil bumi dari 64 pemangku punden dan belik, bersaam kebo bule itu dikirab bersama pusaka dan pataka Pemkab Kudus.

Baca Juga: Hebohnya 'Perang' Outfit Muria Fashion Show ala Citayam di CFD Kudus

Usut punya usut kebo bule itu merupakan hadiah khusus Bupati Kudus Hartopo untuk tradisi buka luwur makam Sunan Kudus. Hasil bumi dan kebo bule itu nantinya akan diolah untuk dibagikan ke masyarakat umum pada tanggal 10 Muharram di Menara Kudus.

Sekretaris Umum Pemangku Belik dan Punden Kabupaten Kudus Abdul Jalil menuturkan, kirab tahun ini merupakan event ketiga setelag tahun 2018 dan 2019. Bedanya, Pemkab Kudus tahun ini mengirimkan gunungan hasil bumi dan satu ekor kerbau yang dikirab bersama Pusaka yang menjadi ikon Kudus Wetan dan Kudus Kulon.

Kudus kulon merupakan daerah di sekitar Menara Kudus. Sementara Kudus wetan daerah sekitar Pendapa Kabupaten Kudus. Kedua wilayah dipisahkan sungai Gelis.

“Untuk yang pertama kali, dua simbol pusaka Kudus wetan dan kulon dikirab bersama. Ada gunungan dari Pemkab Kudus. Ini menandakan tidak ada perbedaan Kudus wetan Kudus kulon, yang ada masyarakat satu kesatuan, tidak ada lagi sekat pemisah,” katanya.

Kirab dilepas Bupati Kudus Hartopo di halaman Pendapa Kabupaten Kudus. Iring-iringan kirab berjalan menuju Menara Kudus. Gunungan dan pusaka Kabupaten Kudus dibawa langsung oleh sembilan camat di lingkungan Pemkab Kudus.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gentamas, Kreasikan Batik dari Cerita Rakyat Kudus

Senin, 26 September 2022 | 06:18 WIB

KIHT Kudus Bakal Tambah Tiga Gedung

Senin, 26 September 2022 | 06:04 WIB

Pecah! Warga Tumpah Ruah Saksikan Kudus Fashion Art

Sabtu, 24 September 2022 | 07:03 WIB
X