Rekanan Proyek Jalan Mindahan Damaran Didenda Rp 2,5 juta Per Hari

- Senin, 25 Juli 2022 | 11:38 WIB
ilustrasi denda keterlambatan proyek (Ist)
ilustrasi denda keterlambatan proyek (Ist)

JEPARA, suaramerdeka-muria.com - Keterlambatan pengerjaan proyek Jalan Mindahan - Damaran Bakal dikenai denda sekitar Rp 2,5 juta per hari.

Pengenaan denda ini, menurut Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umun dan Penataan Ruang (DPUPR) Agus Priyadi dihitung dari satu per seribu dari nilai proyek sebesar Rp 2,5 miliar.

''Rekanan telah mengajukan perpanjangan waktu dan memang diperbolehkan sesuai aturan, tetapi dikenai denda,'' terangnya, Senin (25/7/2022).

Baca Juga: Pengerjaan Jalan Mindahan-Damaran Molor, Picu Rawan Kecelakaan

Perpanjangan waktu pengerjaan proyek juga dibatasi maksimal 50 hari.

Jika rekanan tidak mampu mengerjakan dalam batas waktu perpanjangan yang ditentukan, maka dapat dilakukan pemutusan kontrak dan bisa dimasukkan daftar hitam rekanan yang bekerja sama dengan pemerintah.

''Sampai dengan saat ini, rekanan sudah menyatakan komitmen penyelesaian dan di lokasi sudah ada alat dan pekerja yang mengerjakan proyek, sehingga kami beri waktu perpanjangan,'' bebernya.

Baca Juga: Calon Haji Wajib Tahu, Biaya Riil Ibadah Haji Rp 98 Juta!

Proyek pemeliharaan jalan Mindahan-Damaran nilai kontrak proyek ini sebesar Rp 2,5 miliar dengan waktu pelaksanaan 120 hari kerja.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pameran Krenova, Meriahkan Peringatan Hakteknas Ke-27

Selasa, 22 November 2022 | 11:36 WIB

HAB ke-77 Kementerian Agama Dimeriahkan Banyak Kegiatan

Selasa, 22 November 2022 | 06:17 WIB

Ketua DPRD Hibahkan Ambulans Untuk Pelayanan Gratis

Senin, 21 November 2022 | 16:57 WIB

Tekan Inflasi, Pemkab Jepara Gelar Bazar Pangan Murah

Jumat, 18 November 2022 | 14:30 WIB

Pesantren Balekambang Helat Halaqah Fiqih Peradaban

Selasa, 15 November 2022 | 06:30 WIB
X