Klarifikasi Sekda Rembang Soal Tunggakan Pajak Mobil Dinas Bupati dan Wabup

- Minggu, 24 Juli 2022 | 08:30 WIB
Sekda Rembang Fahrudin. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)
Sekda Rembang Fahrudin. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka-muria.com – Usai kasus tunggakan pajak mobil dinas Bupati dan Wakil Bupati Rembang, Sekretaris Daerah (Sekda) Fahrudin memberikan klarifikasi dan jawaban.

Secara khusus kepada suaramerdeka-muria.com, Fahrudin menyebut pajak mobil dinas di Pemkab Rembang yang menunggak itu merupakan kesalahan petugas.

Petugas yang dalam hal ini merupakan Kasubag Rumah Tangga Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) Rembang tersebut kurang melakukan koordinasi terkait dengan pembayaran pajak dengan driver mobil dinas yg diberitakan tersebut.

“Petugas pengurus pembayaran pajak mobil dinas yang dalam penggunaannya ada di Sekretariat Daerah adalah pejabat baru saja menduduki jabatan tersebut. Mungkin dia belum memahami betul soal bagaimana cara mengecek mobil atau kendaraan dinas telah jatuh tempo pajak yang harus dibayar, Sebab jumlah mobil yang diurus cukup banyak dan waktu Jatuh tempo pajak tidak sama Selain itu, memang penggunaan dua mobil dinas itu memang tinggi dalam rangka menjalankan tugas kedinasan sehingga petugas kurang begitu sering komunikasi dengan driver pemegang STNK,” kata Fahrudin, Minggu 24 Juli 2022.

Fahrudin berjanji akan memperbaiki sistem pembayaran dengan menggunakan aplikasi yang bisa mengingatkan setiap tanggal jatuh tempo pajak.

Baca Juga: Alamak, Mobil Dinas Bupati dan Wakil Bupati Rembang Nunggak Pajak

Baca Juga: Usai 'Diledek' Publik, Tunggakan Pajak Mobil Dinas Bupati dan Wakil Bupati Rembang Akhirnya Lunas

Baca Juga: Benarkah KTP, KK, KIA Jadi Pengganti Kartu BPJS? Ini Jawabannya

Dengan hal itu, petugas sudah mengetahui kewajiban pajak yang segera dibayar dengan tepat waktu sehingga kejadian tersebut tidak akan terulang kembali.

Setelah kejadian ini, Fahrudin meminta kepada petugas agar mengecek semua pajak kendaraan dinas dan melakukan pembayaran sebelum jatuh tempo.

“Pastinya memang benar-benar kelalaian dari petugas yang menangani. Ke depan saya akan memperbaiki hal ini agar tidak terulang kembali,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X