Inovasi Pelayanan Pemerintah Tak Sebatas Buat Aplikasi

- Rabu, 20 Juli 2022 | 05:50 WIB
Kabid Litbang Rokhis Purwadi pada Monitoring dan evaluasi (Monev) dalam rangka penilaian Innovative Government Award (IGA) tahun 2022 di Perangkat Daerah dan Desa periode tahun 2020-2022 di Aula Kecamatan Kaliwungu, Selasa (19/7). (suaramerdeka-muria.com/dok)
Kabid Litbang Rokhis Purwadi pada Monitoring dan evaluasi (Monev) dalam rangka penilaian Innovative Government Award (IGA) tahun 2022 di Perangkat Daerah dan Desa periode tahun 2020-2022 di Aula Kecamatan Kaliwungu, Selasa (19/7). (suaramerdeka-muria.com/dok)

KUDUS,suaramerdeka-muria.com – Inovasi pelayanan daerah tak sebatas pada pembuatan aplikasi. Belakangan, organisasi perangkat daerah (OPD) hingga pemerintah desa tejebak dalam mindset inovasi pelayanan adalah dengan membuat aplikasi.

Kepala Bappeda Kudus Revlisianto Subekti mengatakan, pola pikir tersebut perlu diubah. Banyak yang masih beranggapan bahwa inovasi hanya terbatas pada aplikasi.

“Ubah mindset itu, karena inovasi tak harus terpaku aplikasi. Membangun inovasi dapat dilakukan tanpa aplikasi, contohnya melalui BUMDes yang melibatkan pemberdayaan masyarakat," katanya melalui Kabid Litbang Rokhis Purwadi pada Monitoring dan evaluasi (Monev) dalam rangka penilaian Innovative Government Award (IGA) tahun 2022 di Perangkat Daerah dan Desa periode tahun 2020-2022 di Aula Kecamatan Kaliwungu, Selasa (19/7).

Baca Juga: 73 Karya Inovasi Lolos Penjurian Lomba Krenova Bappeda Kudus

Rokhis mengatakan, tujuan diselenggarakanya monev IGA ini untuk menggali inovasi yang dimiliki OPD hingga desa. Dalam penyelenggaraan pemerintahan, dituntut memberdayakan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan.

“Monev ini bertujuan untuk mengoptimalkan semua inovasi yang ada. Baik inovasi untuk internal penyelenggara pemerintah maupun inovasi untuk pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Pihaknya optimistis, ASN telah memiliki banyak gagasan untuk mewujudkan sebuah inovasi. Namun perlu sebuah penataan konsep dalam mewujudkan inovasinya.

Bupati Kudus Hartopo sebelumnya selalu berpesan bahwa ide-ide kreatif selalu dinantikannya. Dirinya tidak ingin ASN hanya bekerja secara monoton menjalankan rutinitas.

Sementara itu, Camat Kaliwungu Satria Agus Himawan mengatakan, penilaian inovasi dari masing-masing OPD, Pemdes dan Kelurahan sangat penting dilakukan untuk meningkatkan kinerja tiap-tiap penyelenggara pemerintahan.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

46 Desa di Kudus Miliki Satgas Adat, Ini Tugasnya

Rabu, 23 November 2022 | 22:15 WIB

Ratusan Buruh Rokok asal Jepara Dapat BLT DBHCT

Kamis, 17 November 2022 | 19:09 WIB

Kirab Kebangsaan Ramaikan Maulid dan Haul Mbah Datuk

Minggu, 13 November 2022 | 20:19 WIB

Momen Hari Pahlawan, Bupati Hartopo Ingatkan Persatuan

Sabtu, 12 November 2022 | 06:39 WIB

Di Kudus, 391 Orang Telah Daftar Seleksi PPPK Guru

Sabtu, 12 November 2022 | 06:33 WIB
X