Jepara Tanggap Darurat PMK

- Selasa, 19 Juli 2022 | 18:01 WIB
Penjabat Bupati Jepara Edy Supriyanta didampingi jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (Forkipimda) Jepara di ruang Commad Center, mengumumkan status tanggap darurat PMK di Jepara, Selasa (19/7/2022). (suaramerdeka.com/Septina Nafiyanti)
Penjabat Bupati Jepara Edy Supriyanta didampingi jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (Forkipimda) Jepara di ruang Commad Center, mengumumkan status tanggap darurat PMK di Jepara, Selasa (19/7/2022). (suaramerdeka.com/Septina Nafiyanti)

JEPARA, suaramerdeka-muria.com - Kabupaten Jepara ditetapkan sebagai daerah dengan status tanggap darurat penyakit mulut dan kuku (PMK).

Hal ini menyusl terus bertambahnya kasus baru PMK. Penyakit ini bahkan sudah menyerang ternak di 13 kecamatan.

Penetapan status ini berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 500.1/KPTS/PK.300/M/06/2022 tentang Penetapan Daerah Wabah PMK.

Baca Juga: Pertapaan Nginggil Blora dan Lokasi Jatuhnya Pesawat Latih TNI AU : Ada Sejarah Kelam Masa Lalu PKI

''Per hari ini, kita tetapkan tanggap darurat PMK di Jepara,'' tegas Penjabat Bupati Jepara Edy Supriyanta didampingi jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (Forkipimda) Jepara di ruang Commad Center, Selasa (19/7/2022).

Menurutnya, ada sejumlah faktor yang membuat Jepara berstatus Tanggap Darurat PMK.

Baca Juga: Pesawat TNI AU Latihan Terbang Malam Jatuh di Blora

Seperti terus meluasnya kecamatan terdampak.

Saat ini, dari 16 kecamatan yang ada, hanya ada 3 kecamatan yang masih bebas dari PMK.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jepara Usulkan UMK 2023 Rp 2.272.626,63

Kamis, 1 Desember 2022 | 18:37 WIB
X