Golkar Kudus Tak Mau Buru-Buru PAW Anggota DPRD yang Meninggal

- Selasa, 19 Juli 2022 | 06:05 WIB
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kudus Tri Erna Sulistyowati. (suaramerdeka-muria.com/Saiful Annas)
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kudus Tri Erna Sulistyowati. (suaramerdeka-muria.com/Saiful Annas)

KUDUS,suaramerdeka-muria.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Kudus tak mau terburu-buru mengisi satu kursi DPRD yang kosong. Satu kursi milik Partai Golkar di DPRD Kudus kosong sepeninggal almarhum Mahfud yang meninggal pekan lalu.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kudus Tri Erna Sulistyowati mengatakan, pihaknya belum menggelar rapat membahas pergantian antar waktu (PAW) almarhum Mahfud.

“Belum juga ada tujuh hari. Nanti lah akan kami bahas. Karena alasan kemanusian, kami belum membahas pengisian PAW,” katanya.

Baca Juga: Innalillahi, Anggota DPRD Kudus Mahfud Tutup Usia

Selain persoalan waktu, kata Erna, DPD Partai Golkar Kabupaten Kudus juga akan berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Koordinasi itu penting untuk mendapatkan satu nama yang memang berhak untuk mengganti kursi yang ditinggalkan almarhum.

Erna mengatakan, kekosongan satu kursi di DPRD ini memang menjadi kerugian bagi partai yang dipimpinnya. Namun karena alasan kemanusian, pihaknya tak ingin terburu-buru untuk memproses PAW anggotanya karena masih dalam suasana berkabung.

“Belum dalam waktu dekat ini, suasananya masih berkabung,” katanya.

Baca Juga: Alasan Rangkap Jabatan, Golkar Copot Ketua Fraksi di DPRD Kudus

Erna mengatakan, kekosongan kursi di DPRD pasti akan diisi kembali. Jika nanti suasana dirasa sudah baik, kata Erna, barulah Partai Golkar akan berkonsultasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kudus terkait proses PAW.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X