Pemdes Pamotan Rela Pasar Hewan Dipindah, tapi Ada Syaratnya

- Sabtu, 16 Juli 2022 | 14:08 WIB
Aktivitas di pasar hewan termasuk hal yang cukup rawan sebagai pemicu penyebaran PMK di antara hewan ternak. (suaramerdeka-muria.com/Facebook Polres Rembang)
Aktivitas di pasar hewan termasuk hal yang cukup rawan sebagai pemicu penyebaran PMK di antara hewan ternak. (suaramerdeka-muria.com/Facebook Polres Rembang)

REMBANG, suaramerdeka-muria.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Pamotan menanggapi rencana pemindahan Pasar Hewan Pamotan yang sedianya akan dilakukan tahun ini.

Pemdes Pamotan menyetujui rencana pemindahan pasar hewan, tapi dengan sejumlah syarat.

Kepala Desa (Kades) Pamotan, Ahmad Masykur Rukhani menyatakan, menerima pasar hewan Pamotan dipindah di mana saja.

Namun harapannya masih masuk di wilayah Desa Pamotan.

Selain itu, syarat lainnya adalah Pemkab Rembang melalui Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Dindagkop UKM) bisa mengakomodir para pedagang yang selama ini berjualan di pasar hewan.

Menurut Aang, panggilan akrab Rukhani, pedagang yang berjualan di pasar hewan hanya mengandalkan rejeki dari operasional pasar tersebut di setiap Selasa.

Baca Juga: Pasar Hewan Dipindah Tahun Ini, Lokasi Baru Berpotensi di Luar Pamotan

Baca Juga: Kecelakaan di Pantura Rembang, Vixion Tabrak Pejalan Kaki Misterius

“Selama ini para pedagang hanya mengandalkan pemasukan dari operasional pasar hewan, tiap Selasa. Dengan ikut relokasi, para pedagang tidak akan kehilangan mata pencaharian,” terang Aang.

 

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Masih Ada Alsintan Yang Disalahgunakan

Kamis, 10 November 2022 | 17:02 WIB
X