Gerebek Stunting, Program Pemkab Jepara Bebaskan Stunting

- Kamis, 14 Juli 2022 | 20:41 WIB
Gerebek stunting di Jepara, Kamis (14/7/2022). (suaramerdeka.com/Septina Nafiyanti)
Gerebek stunting di Jepara, Kamis (14/7/2022). (suaramerdeka.com/Septina Nafiyanti)

JEPARA, suaramerdeka-muria.com - Pemerintah Kabupaten Jepara menargetkan tahun 2023 Kabupaten Jepara akan bebas stunting. Penanganan stunting menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Jepara saat ini.

Hal ini disampaikan Penjabat Bupati Jepara Edy Supriyanta dalam pencanangan Gerakan Berkunjung ke rumah Keluarga Stunting (Gerebek Stunting) di Balai Desa Sowan Lor, Kecamatan Kedung, Kamis (14/7/2022).

Edy menyampaikan, Gerebek Stunting merupakan tindak lanjut dari Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Jepara.

Baca Juga: Banjir Bandang Terjang Pati, Kesaksian Warga : Seperti Tsunami Kecil, Untung Masih Selamat

''Stunting merupakan salah satu masalah gizi yang dihadapi dunia saat ini yang berhubungan dengan meningkatnya resiko terjadinya kematian, daya tahan tubuh yang rendah, kurangnya kecerdasan, perkembangan otak dan lambatnya pertumbuhan mental,'' terangnya.

Dengan gerakan ini, seluruh unsur pimpinan daerah, camat, hingga petinggi harus turut berperan aktif dalam penanganan stunting di Jepara.

Baca Juga: Megaproyek Jalan Lingkar Rembang-Lasem Terancam Batal, Ini Penyebabnya

Pemkab akan mengalokasikan Anggaran Pemerintah Belanja Daerah (APBD) dengan nilai cukup besar untuk penanganan masalah gagal tumbuh balita ini.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jepara Muh Ali mengatakan, jumlah stunting di Kabupaten Jepara mencapai 7.005 balita.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jepara Usulkan UMK 2023 Rp 2.272.626,63

Kamis, 1 Desember 2022 | 18:37 WIB
X