Karyawan Diskominfo Jepara Ikuti Pembinaan Mental

- Kamis, 14 Juli 2022 | 08:47 WIB
Karyawan Diskominfo Kabupaten Jepara mengikuti pembinaan mental yang disampaikan Penyuluh Agama Islam Kantor Kemenag  Ustadz H Badruddin di Aula Sultan Hadlirin Gedung OPD Bersama, Rabu (13/7).  (suaramerdeka-muria.com/Sukardi)
Karyawan Diskominfo Kabupaten Jepara mengikuti pembinaan mental yang disampaikan Penyuluh Agama Islam Kantor Kemenag Ustadz H Badruddin di Aula Sultan Hadlirin Gedung OPD Bersama, Rabu (13/7). (suaramerdeka-muria.com/Sukardi)

JEPARA,suaramerdeka-muria.com - Puluhan karyawan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jepara menerima pembinaan mental.

"Forum seperti ini merupakan wahana untuk melakukan evaluasi, introspeksi, dan mawas diri. Khususnya terhadap pelaksanaan tugas yang telah dicapai dan laksanakan selama ini," ujar Kepala Diskominfo Arif Darmawan saat membuka di Aula Sultan Hadlirin Gedung OPD Bersama, Rabu (13/7). 

Kepala Diskominfo, didampingi Pelaksana Harian Sekretaris Dinas Endang Retnoningsih, dan Kabid Komunikasi Muslichan. Sedangkan pembinaan mental disampikan Penyuluh Agama Islam Kantor Kemenag Kabupaten Jepara Ustadz H Badruddin SAg MH.

Baca Juga: Satpol PP Amankan 722 Botol Miras Dari Pedagang Perempuan di Jepara

Dituturkan Kepala Diskominfo berharap, forum semacam ini bisa secara berkala kita adakan. Bisa dijadikan wadah bersama untuk evaluasi pribadi. Dalam kesempatan itu, Penyuluh Agama Ahli Madya dari Kantor Kemenag Jepara Badrudin membawakan materi bertajuk "Menggapai Kebahagiaan dalam Kehidupan".

Diterangkan kiai muda tersebut, ada empat tanda manusia agar mendapatkan kebahagiaan. Pertama, selalu ingat kepada salah dosa yang telah dilakukan, sehingga mau menyesali dan memperbaiki. Kedua, mudah melupakan kebaikan-kebaikan yang dilakukan.

Baca Juga: Malam-malam, Bupati Kudus Mutasi 5 Kepala Dinas, 1 X 24 Jam Segera Bekerja!

Tanda ketiga, jika ingin hatinya tentram di dunia maka perlu melihat hal yang lebih rendah. Mahalnya sebuah kebahagiaan sesorang itu jika mengikuti standar tren terkini. Poin terpenting lain adalah jangan terlalu larut dalam kesedihan, dan tak berlebihan saat senang. “Kita hidup itu perlu realistis,” tandas dia.

Sedangkan tanda keempat yakni untuk urusan agama. Jika ingin bahagia maka penting melihat hal di atasnya. Seperti melakukan tindakan yang bermanfaat melebihi orang lain. Sebelum mengakhiri tausiah, Badrudin mengajak agar senantiasa berbenah diri.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jepara Usulkan UMK 2023 Rp 2.272.626,63

Kamis, 1 Desember 2022 | 18:37 WIB
X