Muhammadiyah Kudus Tetapkan 35 Lokasi Salat Idul Adha 9 Juli, Berikut Daftarnya

- Selasa, 5 Juli 2022 | 12:56 WIB
Jemaah mengikuti salat Idul Adha di Lapangan Djambu Bol Kudus, tahun lalu. (suaramerdeka-muria.com/Saiful Annas)
Jemaah mengikuti salat Idul Adha di Lapangan Djambu Bol Kudus, tahun lalu. (suaramerdeka-muria.com/Saiful Annas)

KUDUS,suaramerdeka-muria.com – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kudus menyiapkan 35 titik lokasi salat Idul Adha, Sabtu (9/7). Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Kudus Achmad Hilal Madjdi akan menjadi imam dan khatib Salat Idul Adha di Lapangan Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus.

Sementara itu, Sekretaris PD Muhammadiyah Kabupaten Kudus Zulfa Kurniawan akan menjadi khatib salat Idul Adha di pelataran Parkir LKSA Muhammadiyah SAMSAH.

Ketua PD Muhammadiyah Kudus Achmad Hilal Madjdi kepada wartawan mengatakan, seluruh jemaah salat Idul Adha diimbau tetap memperhatikan protokol kesehatan selama menjalankan salat Idul Adha. Pasalnya saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

Baca Juga: TEGAS!! NU dan Muhammadiyah Sepakat Tolak Ekspansi Zona Industri Jepara

Hilal menambahkan, pelaksanaan Salat Idul Adha tahun ini terdapat perbedaan antara yang digelar Muhammadiyah dan Pemerintah. Menurut dia, hal itu tak menjadi soal. Terlebih umat Islam di Indonesia sudah terbiasa dengan perbedaan seperti itu.

“Secara waktu memang berbeda dengan Pemerintah, meskipun Muhammadiyah sama dengan Arab Saudi. Namun masyarakat kita sudah terbiasa dengan perbedaan seperti ini. Perbedaan adalah sebuah rahmat,” katanya.

Terkait penyembelihan kurban di tengah wabah penyakit mulut dan kuku (PMK), Hilal mengatakan, PDM Kabupaten Kudus telah mengimbau kepada seluruh panitia kurban untuk memilih hewan kurban yang baik, sehat dan tidak cacat.

Ia meyakini seluruh panitia kurban di lingkungan Muhammadiyah Kabupaten Kudus telah memahami persyaratan hewan yang boleh untuk ibadah kurban ini. Termasuk juga cara pemotongan hewan kurban yang sesuai syarat dan ketentuannya.

“Lazismu juga menyediakan program kurban yang dikalengkan menjadi rendang. Program ini bisa menjadi alternatif bagi jemaah yang ingin menyalurkan kurbannya. Bisa jadi bermanfaat untuk kebutuhan masyarakat secara luas, stok pangan, bencana dan lainnya,” katanya.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

46 Desa di Kudus Miliki Satgas Adat, Ini Tugasnya

Rabu, 23 November 2022 | 22:15 WIB

Ratusan Buruh Rokok asal Jepara Dapat BLT DBHCT

Kamis, 17 November 2022 | 19:09 WIB

Kirab Kebangsaan Ramaikan Maulid dan Haul Mbah Datuk

Minggu, 13 November 2022 | 20:19 WIB

Momen Hari Pahlawan, Bupati Hartopo Ingatkan Persatuan

Sabtu, 12 November 2022 | 06:39 WIB
X