Sanksi ASN Rembang Tersandung Korupsi : Gaji Dipotong Separuh, Dipecat dan Terancam 15 tahun Penjara

- Rabu, 29 Juni 2022 | 09:08 WIB
Satu oknum ASN Pemkab Rembang ditahan polisi karena dugaan kasus korupsi. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)
Satu oknum ASN Pemkab Rembang ditahan polisi karena dugaan kasus korupsi. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka-muria.com – Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN), Pemkab Rembang, MR, tersandung kasus korupsi retribusi Pantai Kartini.

ASN yang berdinas di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) tersebut sudah ditahan sejak Selasa 29 Juni 2022 kemarin.

MR disangka melakukan korupsi atas retribusi Pantai Kartini dalam kurun waktu dua tahun, mulai 9 Juni 2019 sampai dengan 30 April 2021.

Tersangka ketika melakukan tindak pidana korupsi (tipikor) berperan sebagai Bendahara Penerima di Dinbudpar Rembang.

Penyidik Satreskrim Polres Rembang juga telah menyita uang tunai sebesar Rp 113.212.500 sebagai barang bukti.

Atas tindakannya tersebut, MR terancam sanksi berat mulai administratif sampai pidana.

Baca Juga: Korban Tabrak Lari, Perempuan Karyawan Pabrik Sepatu Rembang Tewas

Baca Juga: Kasus Korupsi, ASN Rembang Dijebloskan Penjara, Terancam 15 Tahun

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Rembang, Afan Martadi menyatakan, setelah tersangka dilakukan penahanan oleh pihak berwajib maka akan dilakukan keputusan pemberhentian sementara dari ASN.

Atas kebijakan pemberhentian sementara itu, maka yang bersangkutan tidak akan lagi menerima gaji secara utuh.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Masih Ada Alsintan Yang Disalahgunakan

Kamis, 10 November 2022 | 17:02 WIB
X