Utang ke Bank Rp 200 Miliar, Pemkab Rembang Wajib Bayar Bunga 0,7 Persen per Bulan

- Senin, 27 Juni 2022 | 17:35 WIB
Bupati Rembang Abdul Hafidz, dalam sebuah acara. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)
Bupati Rembang Abdul Hafidz, dalam sebuah acara. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka-muria.com – Setelah mendapatkan utang sebesar Rp 200 miliar dari Bank Jateng, Pemkab Rembang juga harus memikirkan bunga.

Bunga yang harus dibayarkan oleh Pemkab Rembang kepada pihak bank, sebagaimana informasi dari Sekretaris Daerah (Sekda) Rembang, Fahrudin, adalah 0,7 persen per bulan.

Utang Rp 200 miliar sudah disetujui oleh Bank Jateng pada Sabtu 25 Juni 2022 lalu.

Sejak saat itu, dana utangan sudah bisa digunakan oleh Pemkab Rembang untuk mendukung pembangunan daerah.

Sekda Rembang, Fahrudin menjelaskan, secara sederhana utang sebesar Rp 200 miliar tersebut harus lunas dalam kurun waktu dua tahun.

Artinya, setiap tahun harus ada pengembalian sebesar Rp 100 miliar kepada bank.

Menurut Fahrudin, secara regulasi penyelesaian utang harus dilakukan di era bupati pelaksana, dalam hal ini Abdul Hafidz.

Baca Juga: 1.716 Ternak Terserang PMK di Rembang Berhasil Selamat, Begini Cara Penyembuhannya

Baca Juga: Satpol PP Lebih Sering Razia ke Hotel Melati daripada Berbintang, Ini Alasannya

Sehingga, utang tersebut tidak akan menjadi tanggung jawab dari bupati selanjutnya.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Diburu Warga, STB Langka. Harganya Juga Melejit

Selasa, 6 Desember 2022 | 17:46 WIB

Apindo Siap Gugat Usulan UMK Kabupaten Rembang 2023

Kamis, 1 Desember 2022 | 18:39 WIB

Pemerintah Daerah Diminta Tidak Buat Pabrik Gula

Rabu, 30 November 2022 | 14:48 WIB
X