Heboh Larangan Pakai Sandal Jepit bagi Pemotor, Begini Kata Kasatlantas Rembang

- Rabu, 15 Juni 2022 | 14:26 WIB
Operasi Patuh Candi digelar serentak selama dua pekan. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Miusthofa)
Operasi Patuh Candi digelar serentak selama dua pekan. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Miusthofa)

REMBANG, suaramerdeka-muria.com – Dua hari ini jagad media sosial dihebohkan dengan kabar simpang-siur soal larangan memakai sandal jepit bagi pemotor oleh kepolisian.

Kabar tersebut beredar luas melalui sejumlah platfom media sosial dengan pernyataan yang tertulis disampaikan Kakorlantas Polri, Irjen Pol Firman Shantyabudi.

Menanggapai viralnya kabar tersebut, Kasatlantas Polres Rembang, AKP Dwi Panji Lestari menjelaskan, soal sandal jepit bagi pengendara sepeda motor itu sifatnya hanya imbauan, bukan larangan.

Tujuannya pun baik, yaitu demi mengurangi fatalitas cedera oleh pengendara saat terjadi kecelakaan.

Baca Juga: Wisata Ngulahan Park : Konservasi Edukasi, Satwa Dilepas Liar, Pengunjung Bebas Berinteraksi

Baca Juga: Voli Kapolres Cup Rembang 2022 Kembali Bergulir, Saksikan Keseruan Pertandingannya di GOR Mbesi

Hal ini sekaligus meluruskan dan membantah kabar pengendara sepeda motor yang menggunakan sandal jepit bakal ditilang.

“Ini kan dalam rangka Operasi Patuh Candi. Salah satu tujuannya mengurangi pelanggaran, kecelakaan dan fatalitasnya. Pernyataan Kakorlantas Polri soal harus pakai sepatu bagi pengendara motor, itu imbauan,” papar Dwi.

Menurut Dwi, imbauan agar tidak menggunakan sandal jepit saat berkendara sepeda motor untuk menanamkan kepada masyarakat pentingnya menjaga keselamatan diri.

Di Rembang, kata Dwi, perlahan juga akan dilakukan imbauan agar tidak menggunakan sandal jepit saat berkendaraan roda dua.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X