Perbaikan Penahan Gelombang di Pesisir Pati Belum Permanen

- Rabu, 15 Juni 2022 | 05:30 WIB
Pemkab melakukan perbaikan tanggul penahan gelombang di pesisir Desa Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti dengan batu bronjong. (suaramerdeka-muria.com/Moch Noor Efendi)
Pemkab melakukan perbaikan tanggul penahan gelombang di pesisir Desa Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti dengan batu bronjong. (suaramerdeka-muria.com/Moch Noor Efendi)

PATI, suaramerdeka-muria.com - Tanggul penahan gelombang di pesisir utara Pati yang jebol, beberapa waktu lalu belum bisa diperbaiki secara permanen.

Bupati Pati Haryanto menyebut, pihaknya saat ini hanya dapat melakukan perbaikan sementara.

"Untuk sementara ditangani dengan batu bronjong dulu. Kami memang tidak bisa menganggarkan langsung. Nanti bisa dianggarkan dengan bangunan yang sama seperti sebelumnya, permanen," ujarnya saat menyerahkan bantuan korban air laut pasang di Desa Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti, Senin (13/6).

Sebelumnya, penahan gelombang di Banyutowo sepanjang 50 meter terdampak gelombang pasang pada 25 Mei.

Akibatnya, sebagian besar tanggul rusak dan air laut masuk ke permukiman warga.

Baca Juga: Satu Jemaah Haji Asal Rembang Urung Diberangkatkan

Bupati menyebut, penanganan talut yang bersifat emergensi itu dimintakan bantuan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pati.

Lembaga tersebut sangat memungkinkan untuk dimintai bantuan, terlebih yang bersifat mendesak untuk urusan kemanusiaan.

"Baznas menghimpun dana setiap bulan dari pegawai. Dana itu bisa digunakan untuk disalurkan dalam bantuan yang bersifat emergensi seperti sekarang," katanya.

Haryanto menjelaskan, sedianya pengerjaan perbaikan tanggul penahan gelombang belum dapat dilakukan saat ini.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Partai Demokrat Siap Bertarung di Pemilu 2024

Selasa, 9 Agustus 2022 | 18:43 WIB

Duta Seni Pati Angkat Cerita Wasis Joyokusumo

Kamis, 4 Agustus 2022 | 18:34 WIB
X